Liputan6.com, Berlin - Gelombang panas yang melanda Eropa terus memecahkan rekor suhu pada Jumat, dengan Jerman, Belgia, dan Belanda mencatat suhu tertinggi untuk bulan Juni. Kondisi cuaca ekstrem itu juga menyebabkan jumlah korban jiwa terus bertambah di Spanyol dan Prancis serta memaksa pembatalan sejumlah konser dan acara publik.
Di Jerman, suhu sementara mencapai 41,3 derajat Celsius di kota Saarbrücken, wilayah barat daya yang berbatasan langsung dengan Prancis. Angka tersebut menjadi suhu tertinggi yang pernah tercatat di negara itu untuk bulan Juni, dikutip dari BBC, Minggu (28/6/2026).
Advertisement
Belgia juga mencatat suhu 40 derajat Celsius di Kleine Brogel, dekat perbatasan Belanda, sementara Belanda mencatat suhu tertinggi 39,4 derajat Celsius di Provinsi Limburg. Di Inggris, suhu sementara mencapai 37,1 derajat Celsius di Cavendish, Suffolk.
Prancis yang telah mengalami tiga hari berturut-turut dengan suhu terpanas pekan ini mulai memasuki puncak gelombang panas. Meski demikian, Menteri Kesehatan Prancis mengatakan meningkatnya kematian yang terjadi di rumah menjadi perhatian khusus.
Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) memperingatkan gelombang panas tersebut akan membawa dampak besar terhadap kesehatan masyarakat, ekosistem, sektor pertanian, dan tenaga kerja.
"Sayangnya, kita perlu terbiasa dengan hal ini," kata juru bicara WMO, Clare Nullis.
Menurut perhitungan kantor berita AFP, sedikitnya 150 juta orang di seluruh Eropa menghadapi suhu di atas 35 derajat Celsius pada Jumat.
Ahli meteorologi di Republik Ceko memperkirakan rekor suhu nasional sebesar 40,4 derajat Celsius yang tercatat pada 2012 berpotensi terpecahkan pada Sabtu. Sementara itu, Austria juga memperkirakan rekor suhu nasional dapat terlampaui pada Minggu. Negara-negara Balkan diperkirakan mengalami suhu hingga 39 derajat Celsius sepanjang akhir pekan.
Di Swiss, Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Beznau menghentikan operasional kedua reaktornya setelah suhu Sungai Aare mencapai 25 derajat Celsius. Operator menyatakan langkah tersebut diambil untuk melindungi lingkungan karena air sungai digunakan sebagai pendingin reaktor sebelum dialirkan kembali ke sungai dengan suhu yang lebih tinggi.
Para ilmuwan dari World Weather Attribution menyebut suhu di Prancis, Jerman, Italia, Spanyol, dan wilayah selatan Inggris berada 5 hingga 12 derajat Celsius di atas rata-rata musiman akibat sistem tekanan tinggi yang bertahan dalam waktu lama.
Kelompok tersebut juga menyimpulkan bahwa bulan Juni mengalami pemanasan lebih cepat dibanding bulan lainnya dan gelombang panas yang terjadi saat ini merupakan yang paling parah yang pernah tercatat di wilayah yang mereka teliti.
Mereka menambahkan perubahan iklim terus mendorong kenaikan suhu global, dengan Eropa menjadi benua yang mengalami pemanasan paling cepat, yakni dua kali lebih cepat dibanding rata-rata dunia menurut layanan iklim Copernicus.
Layanan Transportasi Terganggu
Dampak panas ekstrem juga mengganggu transportasi. Layanan kereta Eurostar dari Cologne menuju Paris mengalami gangguan di sebelah timur Brussels dengan sekitar 400 penumpang berada di dalam kereta. Tiga penumpang dilaporkan dirawat di rumah sakit sebagai tindakan pencegahan.
Di Prancis, kekhawatiran terhadap dampak kesehatan menyebabkan dua acara besar di Paris dibatalkan setelah mendapat rekomendasi dari otoritas setempat. Pihak berwenang menyatakan sistem rumah sakit telah jenuh sehingga sumber daya perlu difokuskan untuk membantu kelompok yang paling rentan.
Penyelenggara Paris Pride mengatakan sedang mempertimbangkan menjadwalkan ulang pawai yang semula digelar Sabtu menjadi September. Festival musik Solidays yang dijadwalkan berlangsung mulai Jumat hingga Minggu juga terdampak.
Sementara itu, ajang atletik Diamond League di Stadion Charléty tetap akan digelar pada Minggu setelah penyelenggara mengubah jadwal pertandingan ke sore hari.
Di Belanda, festival musik Defqon.1 dibatalkan setelah pemerintah mengeluarkan peringatan kode merah yang belum pernah diterapkan sebelumnya akibat cuaca panas ekstrem. Keputusan tersebut memicu kemarahan ribuan pengunjung hingga polisi diterjunkan menyusul laporan kerusuhan.
Di Jerman, sejumlah kegiatan publik juga dibatalkan, termasuk Hamburg Half Marathon yang sedianya berlangsung pada Sabtu.