Lunasi Obligasi dan Sukuk, INKP Siapkan Rp 2,49 Triliun

PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) menyiapkan Rp 2,49 triliun untuk memenuhi kewajiban pembayaran pokok obligasi dan sukuk yang akan jatuh tempo.

oleh Tira SantiaDiterbitkan 26 Juni 2026, 15:35 WIB
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) menyiapkan Rp 2,49 triliun untuk memenuhi kewajiban pembayaran pokok obligasi dan sukuk yang akan jatuh tempo. (YASUYOSHI CHIBA/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) memastikan telah menyiapkan dana sebesar Rp 2,49 triliun untuk memenuhi kewajiban pembayaran pokok obligasi dan sukuk yang akan jatuh tempo. Dana tersebut telah ditempatkan dalam bentuk kas dan setara kas sehingga siap digunakan sesuai jadwal pelunasan.

Mengutip Keterbukaan Informasi BEI, Jumat (26/6/2026) Perseroan menyampaikan langkah tersebut sebagai tanggapan atas surat dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) Nomor S-0775/PEF-DIR/IV/2026 tertanggal 28 April 2026.

Manajemen INKP menjelaskan bahwa perusahaan telah menyediakan dana sebesar Rp 1.609.865.000.000 untuk pembayaran pokok Obligasi Berkelanjutan IV Indah Kiat Pulp & Paper Tahap II Tahun 2023 Seri B.

Nilai tersebut setara dengan seluruh pokok obligasi yang akan jatuh tempo. Perseroan menyatakan dana telah tersedia sehingga proses pelunasan dapat dilakukan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Dengan tersedianya dana tersebut, INKP menunjukkan komitmennya dalam memenuhi kewajiban kepada para pemegang obligasi sekaligus menjaga kepercayaan investor terhadap kondisi keuangan perusahaan.

 

Siapkan Rp 878,98 Miliar untuk Sukuk

Layar komputer menunjukkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Selain obligasi, INKP juga telah menyediakan dana sebesar Rp 878.975.000.000 untuk pembayaran pokok Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Indah Kiat Pulp & Paper Tahap II Tahun 2023 Seri B.

Dana tersebut telah ditempatkan dalam bentuk kas dan setara kas, sehingga siap digunakan pada saat sukuk mencapai tanggal jatuh tempo. Nilai yang disiapkan tersebut sesuai dengan jumlah pokok sukuk yang beredar.

Dengan demikian, total dana yang telah disediakan perusahaan untuk melunasi obligasi dan sukuk mencapai sekitar Rp 2,49 triliun, yang mencerminkan kesiapan likuiditas perseroan dalam memenuhi seluruh kewajiban pembiayaannya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya