Kapal Berpenumpang 85 Orang Tenggelam di Tanjung Priok

Awalnya posisi kapal KM BJL I berpenumpang 85 orang itu miring 10 derajat.

oleh Moch Harun Syah diperbarui 14 Jan 2014, 12:04 WIB

Kapal jenis Ro-Ro (roll on-roll off) rute Pangkal Balam, Bangka Belitung - Tanjung Priok, Jakarta Utara, tenggelam di perairan pelabuhan Tanjung Priok. Tenggelamnya kapal yang diketahui sejak Selasa (14/1/2014) dini hari, pukul 03.00 WIB tadi tidak sampai menelan korban jiwa.

Tenggelamnya kapal KM BJL I berpenumpang 85 orang itu diawali dengan posisi kapal yang miring 10 derajat sekitar pukul 03.00 dini hari tadi. Kapal kemudian terguling dengan kemiringan 90 derajat dan menyebabkan tenggelam. Saat itu, diketahui kapal siap berangkat menuju Bangka Belitung.

Penumpang, Dedi (30), menuturkan saat kejadian miringnya kapal, ia baru saja terlelap. Dedi yang saat itu membawa truk bernomor polisi B 9559 PDA, hendak menuju Bangka setelah mengambil barang dari pelabuhan Sunda Kelapa.

"Saya baru saja tidur, tiba-tiba orang-orang pada panik berteriakan kapal mau tenggelam. Kapal juga sudah gelap," kata Dedi di Pelabuhan Tanjung Dermaga 107, Jakarta Utara.

Mendapati banyak penumpang lain panik dan mendengar keributan di atas kapal, Dedi lari keluar dari kapal. Namun sayang truk dan muatannya yang dibawanya ikut tenggelam.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Asep Adisaputra membenarkan adanya kapal tenggelam. Pihaknya juga menambahkan, kapal tersebut memuat 85 orang yang terdiri dari 20 orang penumpang umum, 42 supir dan kenek serta 23 orang ABK.

"Selain itu 44 kendaraan masih di dalam kapal. Kejadiannya mulai pukul 03.00, kapal miring 60 derajat yang kemudian berangsur 180 derajat," kata Asep.

Ia menambahkan, tenggelamnya kapal tersebut tidak menyebakan korban luka serius maupun korban jiwa. Hingga kini, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan penyebab tenggelamnya kapal.

Kepala Syahbandar Pelabuhan Tanjung Priok, Kapten Arifin, mengatakan pihaknya sudah meminta keterangan dari nahkoda kapal dan pihak pemilik kapal. Dari keterangan awal, diketahui awalnya kapal sedang mengisi air di lambung kanan. Kemudian terjadi kemiringan 10 derajat ke kanan.

"Untuk mengimbangi, diisilah lambung kapal bagian kiri. Tapi malah berbalik miring ke kiri," jelas Arifin. (Riz/Ism)

Baca juga: 
Arus Kencang Sulitkan Penyelam, Korban KM Munawar Karam Nihil
3 Korban KMP Munawar yang Tenggelam, Diduga Penumpang Gelap
Korban Hilang KMP Munawar Menjadi 7 Orang

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya