Trump Siap Bantu Venezuela Usai Diguncang 2 Gempa Besar

Gempa mengguncang Venezuela pada Rabu sore waktu setempat.

oleh Khairisa FeridaDiterbitkan 25 Juni 2026, 12:13 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Ruang Oval, Gedung Putih, Kamis (29/1/2026). (Dok. AP/Allison Robert)

Liputan6.com, Washington, DC - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan pada Rabu (24/6/2026) bahwa Washington siap membantu Venezuela setelah dua gempa besar mengguncang negara di Amerika Selatan tersebut.

"Dua gempa besar yang baru saja mengguncang rakyat Venezuela sama-sama berkekuatan sangat besar dan telah menyebabkan banyak korban jiwa," kata Trump dalam unggahan di platform Truth Social miliknya.

"AS siap, bersedia, dan mampu memberikan bantuan!" ujarnya.

Trump menambahkan bahwa dirinya telah menginstruksikan seluruh lembaga federal untuk bersiap mengerahkan bantuan secepat mungkin.

"Kami akan berada di sana untuk teman-teman baru kami," katanya.

Wakil Menteri Luar Negeri AS untuk Bantuan Luar Negeri Jeremy Lewin mengatakan Kementerian Luar Negeri AS tengah berkoordinasi dengan mitra-mitra di pemerintahan sementara Venezuela.

"AS akan mengirimkan tim pencarian dan penyelamatan, pasokan medis dan bantuan kemanusiaan, serta berbagai sumber daya lainnya pada hari-hari krusial pertama setelah bencana alam yang tragis ini," ujar Lewin.

Wakil Menteri Luar Negeri AS Christopher Landau juga menyampaikan dukungan kepada rakyat Venezuela melalui unggahan di platform X.

"AS berdiri bersama rakyat Venezuela setelah gempa dahsyat yang mengguncang negara itu malam ini," tulis Landau.

"Semoga Tuhan memberkati sahabat-sahabat kami di Venezuela di masa yang sulit ini," lanjutnya, seraya menambahkan dalam bahasa Spanyol, '¡Fuerza Venezuela! ¡Estamos con Ustedes!' yang berarti, 'Tetap kuat, Venezuela! Kami bersama kalian!'

Sementara itu, Asisten Menteri Luar Negeri AS untuk Urusan Publik Global Dylan Johnson mengatakan seluruh personel Kedutaan Besar AS di Caracas telah dipastikan dalam keadaan selamat dan terdata.

Berdasarkan data Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), wilayah utara Venezuela diguncang rangkaian gempa berkekuatan besar yang terjadi secara beruntun pada Rabu.

Para seismolog mengonfirmasi bahwa gempa pendahuluan bermagnitudo 7,2 pertama kali terjadi di dekat munisipalitas San Felipe, ibu kota Negara Bagian Yaracuy. Sekitar 39 detik kemudian, gempa bermagnitudo 7,5 mengguncang wilayah di tenggara Yumare.

Gempa bermagnitudo 7,5 menjadi gempa terbesar yang pernah tercatat melanda Venezuela sekaligus yang terkuat dalam lebih dari 125 tahun terakhir, demikian menurut laporan kantor berita Anadolu.

Hingga saat ini, rincian mengenai tingkat kerusakan dan jumlah korban jiwa secara resmi belum tersedia.

Presiden sementara Venezuela Delcy Rodriguez dilaporkan telah menetapkan status darurat nasional pada Rabu malam.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya