Teleskop NASA Menangkap Penampakan `Tangan Tuhan`

NASA menangkap penampakan benda angkasa yang menyerupai 'Tangan Tuhan'. Lewat instrumen Nuclear Spectroscopic Telescope Array.

oleh Elin Yunita Kristanti diperbarui 10 Jan 2014, 10:07 WIB
Agama dan sains. Dua hal yang sering tak sejalan, bahkan terkadang tiada titik temu. Namun, baru-baru ini gambar sinar-X yang dihasilkan instrumen milik Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) menangkap penampakan benda angkasa yang menyerupai 'Tangan Tuhan'.

Tentu, bukan dalam makna harafiah. 'Tangan Tuhan' kosmik  itu berasal dari  ledakan bintang yang melontarkan awan mengandung material. Fenomena tersebut ditangkap instrumen Nuclear Spectroscopic Telescope Array atau NuSTAR. Dengan sinar-X energi tinggi, awan tersebut terlihat berwarna biru di foto.

Sementara, instrumen Chandra X-ray Observatory milik NASA menangkap citra berwarna hijau dan merah, menggunakan sinar-X yang energinya lebih rendah.

"Sudut pandang unik NuSTAR,  yang melihat sinar - X berenergi tertinggi, telah menunjukkan pada kita obyek-obyek dan wilayah yang sudah dipelajari dengan baik, namun dengan pencerahan baru," kata penyelidik utama NuSTAR, Fiona Harrison, dari  California Institute of Technology, Pasadena, seperti dimuat situs sains SPACE.com, 9 Januari 2014.

Gambar baru itu menunjukkan angin pulsar nebula (pulsar wind nebula), yang diproduksi oleh material sisa berbentuk padat dari sebuah bintang yang meledak dalam supernova.

Apa yang tertinggal adalah pulsar yang disebut PSR B1509-58 (B1509), yang berputar sekitar 7 kali per detik, meniup angin partikel menjadi bahan yang dilontarkan selama fase pergolakan bintang menuju kematiannya.

Saat partikel-partikel itu berinteraksi dengan medan magnet di dekatnya itulah, mereka menghasilkan cahaya sinar-X dalam bentuk tangan.

Para ilmuwan belum yakin apakah materi yang dilontarkan dalam proses itu otomatis membentuk citra tangan. Atau, apakah interaksinya dengan partikel pulsar lah yang membuatnya tampak seperti itu.

"Kami tidak bisa memastikan apakah bentuk tangan itu adalah ilusi optik," kata Hongjun An, ilmuwan dari McGill University, Montreal. "Dengan menggunakan NuSTAR, bentuk tangan itu lebih mirip tinju, yang memberi kita beberapa petunjuk."

Sementara, awan merah muncul di ujung `jari tangan` adalah struktur terpisah yang disebut RCW 89. Astronom yakin, angin pulsar mungkin memanaskan awan untuk menghasilkan cahaya sinar-X berenergi rendah.

Energi sinar-X yang tertangkap oleh NuSTAR berkisar 7 sampai 25 kiloelektron volt (keV). Sementara energi yang dilihat oleh Chandra berkisar 0.5 sampai 2 keV.

Pareidolia

Lalu, mengapa dijuluki 'Tangan Tuhan'?

Bentuk tangan yang tertangkap otak manusia adalah contoh dari pareidolia, fenomena psikologis yang cenderung mengenali bentuk akrab dalam gambar acak atau samar.

Bentuk umum lainnya dari pareidolia termasuk ketika seseorang melihat bentuk binatang atau wajah-wajah di awan. Nenek atau kelinci Bulan.

Untuk 'Tangan Tuhan', lepas dari penampilan supranaturalnya, ia diproduksi oleh fenomena astrofisika alam. (Ein/Yus)

Baca juga:

Ilmuwan Kuak Misteri `Cahaya Aneh` Pertanda Gempa Dahsyat
Ilmuwan: 16 Maret 2880 Asteroid Raksasa `Tabrak` Bumi, Kiamat?
Bisakah Manusia Ciptakan Black Hole Pemicu `Kiamat` Bumi?

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya