Cara Membuat Makanan Kucing Sendiri yang Sehat, Hemat, dan Disukai Anabul

Membuat makanan kucing sendiri tawarkan kontrol nutrisi dan potensi hemat biaya.

oleh Fitriyani Puspa SamodraDiterbitkan 23 Juni 2026, 18:00 WIB
Makanan kucing/ Cara Membuat Makanan Kucing Sendiri (sumber: Pixabay)

Liputan6.com, Jakarta - Membuat makanan kucing sendiri menjadi pilihan yang semakin populer di kalangan pecinta kucing. Selain dapat mengontrol kualitas bahan yang digunakan, cara ini juga memungkinkan pemilik menyesuaikan menu sesuai kebutuhan dan selera anabul kesayangan.

Banyak pemilik kucing mulai khawatir terhadap kandungan bahan tambahan dalam pakan komersial. Dengan menyiapkan makanan sendiri di rumah, Anda dapat mengetahui secara pasti bahan apa saja yang masuk ke dalam mangkuk makan kucing setiap hari.

Meski demikian, makanan rumahan untuk kucing tidak boleh dibuat sembarangan. Kucing merupakan hewan karnivora obligat yang membutuhkan nutrisi spesifik seperti protein hewani, taurin, vitamin, dan mineral tertentu. Karena itu, penting memahami cara membuat makanan kucing yang seimbang sebelum mencobanya di rumah. Berikut ulasan Liputan6.com, Selasa (23/6/2026).

Mengapa Banyak Pemilik Memilih Membuat Makanan Kucing Sendiri?

Ilustrasi kucing, makanan kucing. (Photo by Laura Chouette on Unsplash)

Menurut laman Pet Assure, makanan kucing rumahan memiliki beberapa kelebihan dibandingkan produk komersial. Pemilik dapat mengontrol kualitas bahan baku, mengurangi penggunaan bahan tambahan yang tidak diperlukan, sekaligus menghemat biaya dalam jangka panjang jika membeli bahan dalam jumlah besar.

Selain itu, makanan rumahan memungkinkan pemilik menyesuaikan menu bagi kucing yang memiliki alergi atau sensitivitas terhadap bahan tertentu. Namun, Pet Assure juga menekankan bahwa makanan buatan sendiri harus tetap memenuhi kebutuhan nutrisi harian kucing agar tidak menimbulkan masalah kesehatan.

Sementara itu, dokter hewan Lisa A. Pierson melalui situs CatInfo.org menjelaskan bahwa kucing membutuhkan makanan yang didominasi protein hewani dan memiliki kandungan air yang cukup tinggi. Oleh karena itu, makanan rumahan yang berbasis daging dapat menjadi alternatif yang baik apabila diracik dengan komposisi yang tepat.

Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membuat Makanan Kucing Sendiri

Sebelum mulai membuat makanan kucing sendiri, ada beberapa hal penting yang perlu dipahami:

1. Kucing adalah Karnivora Obligat

Kucing memperoleh sebagian besar kebutuhan nutrisinya dari daging. Protein hewani menjadi komponen utama yang wajib tersedia dalam makanannya.

2. Taurin Sangat Penting

Taurin merupakan asam amino yang penting untuk kesehatan mata, jantung, dan sistem reproduksi kucing. Kekurangan taurin dapat menyebabkan gangguan kesehatan serius.

3. Hindari Bumbu Dapur

Jangan menambahkan garam berlebihan, bawang merah, bawang putih, cabai, penyedap rasa, maupun rempah-rempah yang biasa digunakan untuk makanan manusia.

4. Konsultasikan dengan Dokter Hewan

Pet Assure menyarankan agar resep makanan rumahan dikonsultasikan terlebih dahulu kepada dokter hewan, terutama jika kucing memiliki kondisi kesehatan tertentu.

Cara Membuat Makanan Kucing Sendiri dari Daging Ayam

Ilustrasi daging ayam beku. (Foto: Freepik)

Resep berikut merupakan adaptasi sederhana dari rekomendasi Pet Assure yang menggunakan paha ayam sebagai sumber protein utama.

Bahan-Bahan

  • 1 kg paha ayam tanpa bumbu
  • 50 gram hati ayam matang
  • 2 putih telur
  • 2 sendok makan minyak ikan
  • 200 ml air matang hangat
  • 1.000 mg taurin (bila tersedia dalam bentuk suplemen)

Cara Membuat

  1. Cuci bersih paha ayam lalu panggang atau rebus hingga matang sempurna.
  2. Pisahkan daging dari tulangnya.
  3. Potong-potong daging ayam menjadi ukuran kecil atau giling menggunakan food processor.
  4. Haluskan hati ayam yang sudah matang.
  5. Campurkan daging ayam, hati ayam, putih telur, minyak ikan, dan air hangat.
  6. Tambahkan suplemen taurin sesuai dosis yang dianjurkan dokter hewan.
  7. Aduk hingga seluruh bahan tercampur merata.
  8. Bagi ke dalam wadah porsi harian.
  9. Simpan dalam kulkas maksimal 3 hari atau bekukan dalam freezer untuk penyimpanan lebih lama.

Menu ini kaya protein dan relatif mudah dibuat oleh pemula yang ingin mencoba membuat makanan kucing sendiri di rumah.

Resep Daging Sapi dan Barley

Ilustrasi Daging Sapi / Freepik by bublikhaus

Pet Assure juga merekomendasikan kombinasi daging sapi dan barley sebagai sumber protein sekaligus serat.

Bahan-Bahan

  • 200 gram daging sapi tanpa lemak
  • 1 kuning telur
  • 1 sendok makan bubuk barley

Cara Membuat

  1. Rebus atau tumis daging sapi tanpa bumbu hingga matang.
  2. Tiriskan dan cincang halus.
  3. Campurkan dengan kuning telur dan bubuk barley.
  4. Aduk hingga merata.
  5. Sajikan setelah suhu makanan hangat suam-suam kuku.

Serat dari barley dapat membantu sistem pencernaan kucing dalam jumlah terbatas.

Resep Ayam dan Kacang Polong

Kacang polong mengandung serat yang dapat mendukung kesehatan saluran cerna.

Bahan-Bahan

  • 200 gram dada atau paha ayam
  • 100 gram kacang polong rebus
  • 1 sendok makan minyak salmon atau minyak zaitun

Cara Membuat

  1. Masak ayam hingga matang sempurna.
  2. Rebus kacang polong hingga lunak.
  3. Cincang atau blender ayam sesuai tekstur yang disukai kucing.
  4. Campurkan ayam, kacang polong, dan minyak.
  5. Sajikan setelah dingin.

Cara Membuat Kaldu untuk Penambah Nafsu Makan

Cara Membuat Kaldu Ayam Kampung yang Gurih (AI Generated)

Beberapa kucing dikenal sangat pemilih dalam urusan makanan. Menurut Pet Assure, kaldu daging tanpa bumbu dapat digunakan sebagai penambah aroma makanan.

Bahan-Bahan

  • Potongan daging ayam atau sapi tanpa bumbu
  • Air secukupnya

Cara Membuat

  1. Masukkan daging ke dalam panci.
  2. Tambahkan air hingga seluruh daging terendam.
  3. Rebus hingga mendidih.
  4. Kecilkan api lalu masak selama 2–3 jam.
  5. Saring kaldu dan dinginkan.
  6. Siramkan sedikit kaldu pada makanan kucing.

Aroma kaldu yang kuat sering kali membantu meningkatkan nafsu makan kucing yang sedang sulit makan.

Tips Penyimpanan Makanan Kucing Rumahan

Agar kualitas makanan tetap terjaga, perhatikan beberapa tips berikut:

  • Simpan makanan dalam wadah kedap udara.
  • Pisahkan ke dalam porsi sekali makan.
  • Simpan di kulkas untuk konsumsi 2–3 hari.
  • Bekukan dalam freezer jika ingin disimpan lebih lama.
  • Cairkan makanan beku di kulkas sebelum disajikan.
  • Jangan memberikan makanan yang sudah berbau atau berubah warna.

Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Membuat Makanan Kucing Sendiri

Ketika membuat makanan kucing sendiri, hindari beberapa kesalahan berikut:

  • Hanya memberikan daging tanpa tambahan nutrisi pendukung.
  • Menggunakan bawang putih atau bawang merah.
  • Memberikan tulang matang yang dapat pecah dan melukai saluran pencernaan.
  • Terlalu banyak memberi ikan sebagai menu utama.
  • Mengabaikan kebutuhan taurin dan vitamin penting lainnya.

Menurut CatInfo.org, keseimbangan nutrisi merupakan faktor terpenting dalam makanan kucing rumahan. Makanan yang tampak sehat belum tentu memenuhi seluruh kebutuhan nutrisi kucing jika tidak dirancang dengan benar.

Pertanyaan Seputar Makanan Kucing

1. Apakah makanan kucing rumahan lebih sehat daripada makanan pabrikan?

Belum tentu. Makanan rumahan bisa lebih sehat jika dibuat dengan komposisi nutrisi yang seimbang dan sesuai kebutuhan kucing.

2. Bolehkah kucing makan ayam rebus setiap hari?

Ayam rebus boleh diberikan, tetapi tidak sebaiknya menjadi satu-satunya menu karena kucing tetap membutuhkan vitamin, mineral, dan nutrisi lain.

3. Apakah kucing boleh makan nasi?

Kucing dapat mengonsumsi nasi dalam jumlah kecil, tetapi nasi bukan kebutuhan utama karena kucing adalah karnivora obligat.

4. Berapa lama makanan kucing rumahan bisa disimpan?

Di kulkas umumnya bertahan 2–3 hari, sedangkan di freezer dapat bertahan beberapa minggu hingga beberapa bulan jika disimpan dengan benar.

5. Apakah perlu menambahkan suplemen pada makanan kucing rumahan?

Sering kali iya. Taurin, vitamin E, vitamin B kompleks, dan beberapa mineral penting mungkin perlu ditambahkan sesuai rekomendasi dokter hewan.

 

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya