Panin Sekuritas Bagi Dividen Tunai Rp 250 per Saham, Simak Jadwal Lengkapnya

Panin Sekuritas (PANS) siap bagikan dividen tunai Rp 250 per saham dari laba buku 2025. Batas akhir pembelian saham (cum date) jatuh pada 29 Juni 2026.

oleh Tira SantiaDiterbitkan 23 Juni 2026, 15:25 WIB
Pekerja melintas di depan layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta. PANS siap kucurkan dividen tunai Rp 250 per saham dengan total Rp 177,86 miliar pada Juli 2026.(Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta - PT Panin Sekuritas Tbk (PANS) akan membagikan dividen tunai untuk tahun buku 2025 sebesar Rp 250 per saham. Keputusan tersebut telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan yang digelar pada 19 Juni 2026.

Mengutip Keterbukaan Informasi BEI, Selasa (23/6/2026) Perseroan menetapkan nilai dividen tunai sebesar Rp 250 per saham dengan total nilai dividen Rp 177.857.200.000. Tidak terdapat efek bersifat ekuitas selain saham yang dapat dikonversi menjadi saham dalam aksi korporasi ini.

Pembagian dividen tersebut didasarkan pada hasil RUPS Tahunan tanggal 19 Juni 2026 sebagai bentuk apresiasi kepada para pemegang saham atas kinerja perusahaan sepanjang tahun buku 2025.

Berikut jadwal pembagian dividen tunai PANS:

  • Tanggal efektif: 19 Juni 2026
  • Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi: 29 Juni 2026
  • Ex dividen di pasar reguler dan negosiasi: 30 Juni 2026
  • Cum dividen di pasar tunai: 1 Juli 2026
  • Ex dividen di pasar tunai: 2 Juli 2026
  • Recording date (DPS): 1 Juli 2026 pukul 16.15 WIB
  • Tanggal pembayaran dividen: 15 Juli 2026

Dengan demikian, investor yang ingin memperoleh hak atas dividen tunai tersebut harus memiliki saham PANS paling lambat pada tanggal cum dividen di pasar reguler dan negosiasi, yakni 29 Juni 2026.

Ditopang Laba Bersih Rp 191,05 Miliar

Pekerja melintas di depan layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta. PANS siap kucurkan dividen tunai Rp 250 per saham dengan total Rp 177,86 miliar pada Juli 2026.(Liputan6.com/Angga Yuniar)

Pembagian dividen ini didukung oleh kinerja keuangan Perseroan per 31 Desember 2025. Tercatat, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk mencapai Rp 191.053.053.596.

Sementara itu, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp 1.495.140.082.481, dengan total ekuitas mencapai Rp 1.647.267.612.838.

Dengan pembagian dividen sebesar Rp 177,86 miliar, sebagian besar laba tahun buku 2025 akan dikembalikan kepada pemegang saham dalam bentuk dividen tunai, sementara perusahaan masih memiliki saldo laba ditahan yang kuat untuk mendukung pengembangan usaha ke depan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya