Stasiun JIS Dibuka, Warga Rela Putar Arah Demi Jajal Akses Baru

Stasiun KRL JIS mulai beroperasi dan disambut antusias warga.

oleh Winda NelfiraDiterbitkan 23 Juni 2026, 15:20 WIB
Stasiun Kereta Rel Listrik (KRL) Jakarta International Stadium (JIS) telah resmi beroperasi. (Liputan6.com/Winda Nelfira)

Liputan6.com, Jakarta - Perjalanan menuju Jakarta International Stadium (JIS) kini semakin mudah dengan beroperasinya Stasiun Kereta Rel Listrik (KRL) JIS di Jakarta Utara (Jakut).

Sejak beroperasi pada Senin 22 Juni 2026, sejumlah warga rela menempuh perjalanan lebih panjang dan bolak-balik menggunakan KRL relasi Tanjung Priok–Jakarta Kota, demi menjajal langsung stasiun yang baru diresmikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bertepatan dengan HUT ke-499 Jakarta itu.

Salah satunya Hanny, warga Depok. Hanny sengaja datang ke JIS bersama suaminya bukan untuk menonton pertandingan sepak bola atau konser, melainkan untuk merasakan pengalaman pertama menggunakan stasiun baru tersebut.

Berangkat dari Depok, Hanny lebih dulu menuju Stasiun Jakarta Kota sebelum melanjutkan perjalanan ke lintas Tanjung Priok. Namun sesampainya di jalur tersebut, ia mendapati kereta belum bisa langsung menurunkan penumpang di Stasiun JIS.

"Iya, nyoba kereta baru. Jadi dari Depok ke Jakarta Kota, lalu pindah yang ke Tanjung Priok. Tapi nggak bisa berhenti langsung karena enggak ada peronnya. Jadi ikut dulu ke Tanjung Priok, balik lagi ke sini baru turun," kata Hanny kepada Liputan6.com, Selasa (23/6/2026).

 

Akui Sudah Lama Menantikan Kereta Menuju JIS

Stasiun Kereta Rel Listrik (KRL) Jakarta International Stadium (JIS) telah resmi beroperasi. (Liputan6.com/Winda Nelfira)

Perjalanan tambahan itu tak mengurangi antusiasme Hanny. Ia mengaku sudah lama menantikan hadirnya akses kereta menuju JIS, yang digadang-gadang sebagai stadion kebanggaan Jakarta tersebut.

"Bagus (ada akses ke JIS), kan emang cita-citanya dulu ya, kepengen ke JIS tapi belum kesampaian, baru sekarang kesampaian," kata Hanny.

Dari peron stasiun baru itu, penumpang juga disuguhkan dengan bangunan megah JIS yang tampak berdiri menjulang di sisi rel.

Tak hanya itu, stasiun baru itu juga telah terhubung dengan jembatan penyeberangan orang (JPO) yang menghubungkan stasiun dengan kawasan stadion dan juga pintu masuk Ancol. Menurut Hanny, adanya JPO akan sangat membantu saat stadion dipadati pengunjung.

"JPO-nya lumayan ya, jadi kalau ada pertunjukan nanti ini akses JPO-nya lebar ya," tutur Hanny.

 

Harap Akses Makin Disempurnakan

Stasiun Kereta Rel Listrik (KRL) Jakarta International Stadium (JIS) telah resmi beroperasi. (Liputan6.com/Winda Nelfira)

Meski demikian, Hanny berharap akses menuju stasiun dapat semakin disempurnakan. Pasalnya, kata Hanny, saat ini penumpang dari arah Jakarta Kota masih harus melanjutkan perjalanan ke Stasiun Tanjung Priok terlebih dahulu sebelum kembali menggunakan kereta yang berhenti di Stasiun JIS dengan waktu tunggu 30 menit.

Cerita serupa datang dari Sarjono, warga Citayam, Bogor. Ia mengaku mengetahui pembukaan Stasiun JIS dari anaknya yang aktif di komunitas pecinta kereta.

Rasa penasaran membuatnya berangkat menuju Jakarta Utara untuk melihat langsung stasiun baru yang digadang-gadang menjadi akses utama menuju JIS tersebut.

"Saya ke sini itu karena info dari anak saya yang ikut komunitas kereta. Katanya di JIS baru dibuka stasiun. Makanya saya pengin lihat," ujar Sarjono.

Setibanya di lokasi, Sarjono mendapati operasional stasiun masih terbatas pada satu peron yang melayani perjalanan dari arah Tanjung Priok menuju Jakarta Kota. Kondisi itu membuat penumpang dari arah sebaliknya harus memutar terlebih dahulu.

"Lebih enak kan kalau dikasih dua peron, yang dari arah Kota ke Priok itu ada peron juga. Kalau satu peron kan harus ke Priok dulu, jadi dari Priok baru ke sini," kata Sarjono.

Meski mengusulkan penambahan peron pada masa mendatang, Sarjono menilai fasilitas yang tersedia di Stasiun JIS sudah cukup memadai.

"Untuk fasilitas stasiun JIS sih sudah cukup. Dari segi toilet juga bersih, ada musala juga. Kayaknya sih sudah standar, untuk saya sih sudah bagus," tutup Sarjono.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya