Liputan6.com, Jakarta: Nasib bandar shabu-shabu James Hermanto alias Ahok berakhir sudah. Pemilik shabu-shabu lima kilogram yang juga rekan Agus Isrok itu, tewas ditembak polisi lantaran berusaha melarikan diri saat hendak ditangkap, baru-baru ini. Peristiwa itu terjadi ketika James tengah melakukan transaksi narkoba di Restoran Kepiting, Jakarta Pusat.
Menurut catatan polisi, Ahok adalah seorang pelaku yang berhasil lolos saat penangkapan Agus Isrok dan Aliang, di Hotel Mercure, dua tahun silam. Dalam kesempatan itu, polisi juga menangkap Marju Sari alias Sari-istri James-yang kedapatan menyimpan lima kilogram shabu-shabu dan 1.500 pil ekstasi. Sari yang tengah hamil delapan bulan hanya bisa pasrah saat digelandang ke kantor polisi dari apartemen tempat tinggalnya di Taman Anggrek, Jakarta Barat.
Di hadapan polisi, Sari enggan menceritakan keterlibatan James Hermanto dalam kasus anak mantan Kepala Staf TNI AD Subagyo H.S. Namun, polisi menduga, Sari sangat mengetahui kegiatan sang suami yang dikenal sebagai bandar besar di Jakbar.(ICH/Nina Waskito dan Effendy)
Menurut catatan polisi, Ahok adalah seorang pelaku yang berhasil lolos saat penangkapan Agus Isrok dan Aliang, di Hotel Mercure, dua tahun silam. Dalam kesempatan itu, polisi juga menangkap Marju Sari alias Sari-istri James-yang kedapatan menyimpan lima kilogram shabu-shabu dan 1.500 pil ekstasi. Sari yang tengah hamil delapan bulan hanya bisa pasrah saat digelandang ke kantor polisi dari apartemen tempat tinggalnya di Taman Anggrek, Jakarta Barat.
Di hadapan polisi, Sari enggan menceritakan keterlibatan James Hermanto dalam kasus anak mantan Kepala Staf TNI AD Subagyo H.S. Namun, polisi menduga, Sari sangat mengetahui kegiatan sang suami yang dikenal sebagai bandar besar di Jakbar.(ICH/Nina Waskito dan Effendy)