Wall Street Menguat, Bursa Saham Asia Hari Ini Bervariasi

Berlawanan dengan wall street, bursa saham Asia Pasifik beragam pada perdagangan Selasa, (16/6/2026).

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 16 Juni 2026, 09:06 WIB
Seorang wanita berjalan melewati sebuah indikator saham elektronik sebuah perusahaan sekuritas di Tokyo. (AP Photo/Shizuo Kambayashi)

Liputan6.com, Jakarta - Bursa saham Asia Pasifik bervariasi pada perdagangan saham Selasa, (16/6/2026). Pergerakan bursa saham Asia ini berlawanan dengan wall street yang melesat.

Mengutip CNBC, indeks Kospi di Korea Selatan naik 0,61%. Sementara itu, indeks Kosdaq yang berisi saham-saham kapitalisasi kecil turun 1,47%.

Di sisi lain, indeks Nikkei 225 di Jepang mendatar. Indeks Topix susut 0,38%. Kontrak berjangka indeks Hang Seng di Hong Kong berada di 24.799, lebih rendah dari penutupan di 24.842,67.

Pergerakan ini terjadi setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan, AS dan Iran telah mencapai kesepakatan mengakhiri perang di Timur Tengah.

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menuturkan, kedua pihak telah mengatakan, penghentian operasi militer di semua lini akan diresmikan dalam penandatanganan pada Jumat pekan ini di Swiss. Kepada CNBC, pejabat senior pemerintahan Trump menuturkan, nota kesepahaman tersebut ditandatangani secara elektronik pada Minggu.

Presiden AS Donald Trump juga mengatakan, jalur utama Selat Hormuz akan dibuka kembali pada Jumat pekan ini. Sentimen itu menyebabkan harga minyak turun hampir 5% pada Senin. Sementara itu, Wakil Presiden AS JD Vance menuturkan, Selat Hormuz akan dibuka tanpa biaya untuk jangka panjang.

Di kontrak berjangka saham AS sedikit berubah pada Senin malam. Hal ini setelah Dow Jones menyentuh rekor baru selama sesi regular berkat potensi kesepakatan antara AS dan Iran.

 

Kata Pengamat

Ilustrasi wall street (Photo by Robb Miller on Unsplash)

Kontrak berjangka S&P 500 melemah 0,1%. Kontrak berjangka Nasdaq 100 susut hampir 0,2%, dan kontrak berjangka terkait Dow Jones melemah 30 poin atau kurang dari 0,1%.

Pada sesi perdagangan regular di wall street, indeks Dow Jones melesat 468,77 poin atau 0,92% sehingga menyentuh rekor baru. Indeks S&P 500 menguat 1,65% dan indeks Nasdaq naik 3,07%.

"Secara keseluruhan, reaksi pasar cukup positif. Meskipun S&P 500 belum sepenuhnya kembali ke level sebelumnya. Saya memperkirakan ada sedikit fluktuasi dalam waktu dekat, tetapi sekali lagi, sulit untuk mengeluh setelah kita mengalami pergerakan yang cukup baik dari titik terendah Maret, dan masih bertahan dengan cukup baik,” kata dia.

Pada Selasa pagi, investor akan memperhatikan data pembangunan perumahan Mei dan indeks harga ekspor dan impor.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya