Liputan6.com, Washington, DC - Salah satu objek berbentuk cakram yang berputar sambil memancarkan cahaya. Ada pula bola merah bercahaya dengan warna yang belum pernah dilihat oleh pengamatnya. Sementara objek lainnya digambarkan mirip kentang atau kacang, dengan permukaan berkilau menyerupai sisik ikan.
Seperti dilaporkan Associated Press, itulah beberapa UFO yang digambarkan dalam dokumen yang dirilis Pentagon pada Jumat (12/6). Ini merupakan kali ketiga pemerintah Amerika Serikat (AS) membuka dokumen terkait kehidupan alien dan benda-benda misterius di langit sejak Presiden Donald Trump memerintahkan pemerintahannya untuk membuka semua informasi yang dimiliki tentang isu tersebut.
Advertisement
Sebanyak 72 dokumen yang dirilis kali ini tidak memuat temuan besar seperti yang selama ini disinggung Trump. Tidak ada bukti pasti tentang kehidupan alien maupun dugaan pemerintah menyembunyikan informasi. Meski begitu, dokumen-dokumen tersebut mengungkap rincian baru dari sejumlah laporan penampakan benda misterius dan upaya pemerintah mencari penjelasannya.
Salah satu kasus yang paling menarik adalah laporan penampakan objek yang digambarkan mirip kentang.
Peristiwa itu terjadi pada Februari 2022 di Colorado Springs, Colorado. Pagi itu, lima anggota Angkatan Darat AS di Fort Carson keluar dari sebuah gedung perkantoran dan melihat benda aneh melayang di atas Cheyenne Mountain, beberapa kilometer di sebelah barat.
Menurut dokumen FBI, para saksi menggambarkan benda itu berbentuk seperti kentang. Warnanya krem keputihan dan berkilau. Bentuknya tidak beraturan dengan lekukan yang terlihat jelas.
Bagian luarnya terlihat seperti sisik ikan yang tersusun tidak beraturan. Bentuk dan ukurannya pun berbeda-beda.
Para prajurit mengatakan benda itu melayang tanpa bergerak selama sekitar dua menit. Sesaat kemudian, objek tersebut menghilang begitu saja. Karena tidak membawa ponsel, mereka tidak memiliki foto maupun video yang bisa dijadikan bukti.
Penyelidik Menduga Hanya Efek Pantulan Cahaya
Tim yang menyelidiki penampakan objek mirip kentang di Colorado itu mengaku belum bisa memastikan apa yang sebenarnya terjadi. Dalam laporannya, mereka menduga benda tersebut mungkin hanya merupakan efek pantulan cahaya matahari. Namun, mereka juga mengakui bahwa dugaan itu belum didukung bukti yang kuat.
Menurut laporan tersebut, cahaya matahari pagi mungkin dipantulkan oleh salju di pegunungan lalu menyinari awan rendah di atasnya. Kondisi itu bisa membuat orang melihat sesuatu yang sebenarnya tidak ada.
Namun, para saksi tidak setuju dengan penjelasan tersebut. Mereka mengatakan cuaca saat itu cerah dan tidak ada awan.
Penyelidik juga tidak menemukan adanya pesawat maupun balon di wilayah tersebut.
Laporan setebal empat halaman itu sebagian besar telah disensor. Dokumen tersebut hanya menyebut informasi berasal dari "mitra dari kalangan intelijen". Laporan itu juga menyatakan tidak ada tanda-tanda bahwa benda tersebut merupakan teknologi milik negara lain.
FBI bahkan membuat ilustrasi berdasarkan keterangan para saksi. Gambar itu menunjukkan objek yang menyerupai kentang pucat bersisik yang melayang di atas pegunungan.
Hingga kini, kasus tersebut masih belum terpecahkan.
Dokumen lain membahas serangkaian penampakan yang terjadi pada Oktober 2023. Kali ini, saksi mata terdiri dari enam agen penegak hukum federal.
Mereka mengaku beberapa kali melihat bola cahaya oranye muncul di atas punggung bukit. Menurut para agen, bola-bola cahaya itu biasanya hanya muncul sebentar sebelum menghilang. Namun ada satu penampakan yang berbeda. Saat itu, salah satu bola cahaya dilaporkan tetap berada di langit selama beberapa jam tanpa bergerak.
Tidak ada foto maupun video yang berhasil merekam kejadian tersebut.
Dalam analisis yang dibuat bulan ini, penyelidik mengajukan beberapa kemungkinan penjelasan. Saat penampakan terjadi, militer diketahui sedang menggelar latihan di wilayah tersebut. Beberapa pesawat juga diketahui melepaskan flare atau suar saat latihan berlangsung.
Selain itu, penyelidik juga mempertimbangkan kemungkinan adanya uji coba teknologi baru milik AS di sekitar lokasi.
Baik aktivitas militer maupun dugaan uji coba teknologi tersebut dinilai sebagai penjelasan yang masuk akal. Namun, hingga kini belum ada bukti yang cukup untuk memastikan apakah salah satu dari keduanya menjadi penyebab penampakan itu.
Namun, penyelidik juga belum bisa mengesampingkan kemungkinan bahwa benda itu merupakan teknologi yang belum mereka kenali.
Karena bukti yang tersedia masih sangat terbatas, penyelidik merekomendasikan penyelidikan lebih lanjut.
Gedung Putih Unggah Video Bola Merah
Penyelidikan terhadap laporan bola-bola cahaya tersebut dilakukan oleh All-domain Anomaly Resolution Office (AARO). Kongres membentuk lembaga ini pada 2022 untuk menyelidiki laporan tentang benda-benda misterius yang terlihat di langit.
Dalam laporan-laporan sebelumnya, AARO menyatakan belum menemukan bukti adanya kehidupan di luar Bumi.
Salah satu dokumen terbaru adalah laporan FBI yang dibuat pada Februari lalu mengenai penampakan di sebuah wilayah yang dirahasiakan di bagian timur laut AS.
Seorang saksi yang identitasnya dirahasiakan mengaku melihat cahaya sangat terang saat pulang ke rumah. Cahaya itu tampak melayang di bawah pepohonan di halaman belakang rumahnya.
Menurut laporan FBI, objek tersebut berbentuk bola berwarna merah yang disebut "cemerlang dan indah". Saksi mengatakan ia belum pernah melihat warna seperti itu sebelumnya.
Di bagian tengah bola merah itu, saksi melihat sesuatu yang ia gambarkan sebagai "matahari plasma putih" berukuran sekitar bola basket.
Tak lama kemudian, muncul bola kedua. Kedua objek itu lalu bergerak tanpa suara hingga menghilang dari pandangan.
Rekaman ponsel menunjukkan dua bola merah bercahaya melayang di langit.
Pada Jumat, Gedung Putih membagikan video tersebut di media sosial. Tidak ada keterangan yang menyertainya selain nama berkas: "NORTHEASTERN ORB SIGHTING, 2025".
Laporan CIA Ungkap Penampakan di Zimbabwe
Sejauh ini, kebijakan keterbukaan yang dijalankan pemerintahan Trump telah menghasilkan sekitar 300 dokumen, mulai dari arsip tahun 1940-an hingga laporan yang lebih baru. Sebagian dokumen baru pertama kali dipublikasikan, sementara sebagian lainnya menambahkan rincian pada kasus yang sudah diketahui sebelumnya.
Dalam kumpulan dokumen terbaru itu terdapat laporan CIA dari Zimbabwe yang dibuat pada 2008 dan diberi label "belum pernah dirilis sebelumnya".
Laporan tersebut membahas penampakan yang terjadi di atas bandara utama Zimbabwe pada suatu hari di bulan Juli.
Para saksi mengaku melihat benda yang bentuknya mirip piring terbang dalam film-film fiksi ilmiah. Objek itu berbentuk cakram dengan lubang di bagian tengah. Di bagian bawahnya terdapat lampu-lampu yang berputar.
"Pada satu titik selama pengamatan, terlihat berkas-berkas cahaya memancar dari objek tersebut," tulis laporan CIA.
Lampu-lampu itu kemudian berubah warna. Tak lama setelah itu, objek tersebut terbang semakin tinggi hingga akhirnya menghilang dari pandangan.
Laporan itu menyebut muncul berbagai pendapat mengenai asal-usul benda tersebut. Sebagian menduga objek itu merupakan teknologi milik negara asing. Namun, ada juga yang meyakini benda tersebut mungkin berasal dari luar Bumi.