CBDK Bagikan Dividen Rp 28,34 Miliar

Keputusan PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) membagikan dividen merupakan hasil RUPST.

oleh Tira SantiaDiterbitkan 11 Juni 2026, 20:06 WIB
Pejalan kaki melintas dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di kawasan Jakarta, Senin (13/1/2020). IHSG sore ini ditutup di zona hijau pada level 6.296 naik 21,62 poin atau 0,34 persen. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) memutuskan untuk membagikan dividen atas laba bersih tahun buku 2025 kepada pemegang saham dengan total Rp 28,34 miliar atau Rp 5 per lembar saham yang dibayarkan kepada pemegang saham dengan Dividend Payout Ratio (DPR) sebesar 2,1%.

Direktur Keuangan PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK), Yohanes Edmond Budiman, mengatakan keputusan tersebut ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada tanggal 4 Juni 2026 lalu dengan tingkat kehadiran pemegang saham sebesar 88,78% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah.

"Pada tahun ini, CBDK kembali membagikan dividen sebesar Rp 28,34 miliar atau Rp 5 per saham dengan dividen Payout rasio sebesar 2,1% yang telah disetujui pada rapat pemegang saham tahunan," kata Yohanes dalam Public Expose Live 2026, Kamis (11/6/2026).

Persetujuan tersebut menegaskan dukungan pemegang saham terhadap strategi CBDK dalam mengembangkan CBD PIK2 serta memperluas sumber pertumbuhan usaha melalui penguatan aset komersial dan recurring income.

Adapun pada tahun 2025, CBDK juga membagikan dividen atas laba bersih tahun buku 2024 kepada pemegang saham dengan total Rp 28,34 miliar atau Rp 5 per lembar saham yang dibayarkan kepada pemegang saham pada tanggal 10 Juni 2025 dengan Dividend Payout Ratio (DPR) sebesar 2,8%.

 

Kinerja Keuangan CBDK Kuartal I 2026

Pekerja melintas di dekat layar digital pergerakan saham di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (14/10/2020). Pada pembukaan perdagangan pukul 09.00 WIB, IHSG masih naik, namun tak lama kemudian, IHSG melemah 2,3 poin atau 0,05 persen ke level 5.130, 18. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Adapun pada kuartal I 2026, CBDK membukukan pendapatan sebesar Rp 743 miliar, meningkat 74% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk mencapai Rp 542 miliar atau melonjak 317% secara tahunan.

Pencapaian tersebut mencerminkan semakin optimalnya monetisasi kawasan bisnis CBD PIK 2 sekaligus peningkatan kualitas profitabilitas CBDK.

Kontributor utama pendapatan berasal dari penjualan kaveling tanah komersial yang mencatat pertumbuhan signifikan seiring meningkatnya aktivitas bisnis dan investasi di kawasan CBD PIK2.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya