Kondisi Terkini Anggota DPR Gus Hilman Usai Kecelakaan di Tol Paspro

Mobil rombongan anggota Komisi X DPR RI, Muhammad Hilman Mufidi (Gus Hilman), mengalami kecelakaan di Tol Paspro. Dua orang staf dilaporkan tewas.

oleh Delvira HutabaratDiterbitkan 24 Mei 2026, 09:07 WIB
Penampakan mobil Toyota Innova yang membawa rombongan anggota Komisi X DPR RI, Muhammad Hilman Mufidi (Gus Hilman) mengalami kecelakaan di Tol Paspro. (Liputan6.com/ Dok Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Mobil rombongan anggota Komisi X DPR RI, Muhammad Hilman Mufidi (Gus Hilman) menghantam bagian belakang dump truk di Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) KM 834, Sabtu (23/5/2026) sore.

Kecelakaan itu menewaskan dua orang staf, sementara kondisi Gus Hilman saat ini masih menjalani operasi di RS RS dr Soetomo Surabaya. 

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Hasanuddin Wahid (Cak Udin) menyatakan saat ini Gus Hilman sudah membaik dan dalam kondisi sadar usai menjalani operasi.

Alhamdulillah sudah membaik aman dan sadar,” kata Cak Udin saat dikonfirmasi, Minggu (24/5/2026).

Sebelumnya, diduga akibat sopir mengantuk dan kurang konsentrasi, mobil Toyota Innova yang membawa rombongan anggota Komisi X DPR RI, Muhammad Hilman Mufidi (Gus Hilman), hilang kendali hingga menghantam bagian belakang dump truk di Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) KM 834, Sabtu (23/5/2026) sore.

Insiden maut ini terjadi saat rombongan tengah dalam perjalanan pulang usai menghadiri acara roadshow kampus.

Kepala Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Probolinggo Kota, Aipda Muhammad Taufik Rahadian, menjelaskan bahwa kecelakaan tersebut tepatnya terjadi di jalur B yang masuk dalam wilayah Desa Posangit Lor, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo.

 

Kronologi Kejadian

Kronologi kejadian bermula saat mobil Toyota Innova bernomor polisi N 1297 NB yang dikemudikan oleh Mahrus Ali melaju dari arah timur ke barat, atau dari arah Probolinggo menuju Pasuruan. Di dalam mobil tersebut, Mahrus membawa tiga orang penumpang, yakni Gus Hilman serta dua staf pendampingnya, Alex Anwaruh (25) dan Adinda Najwa (26).

Rombongan legislator dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini diketahui baru saja bertolak dari Universitas Nurul Jadid, Probolinggo, setelah menyelesaikan agenda seminar.

Saat melintas di lokasi kejadian pada lajur kanan, pengemudi Innova diduga kuat diserang rasa kantuk yang mendalam hingga membuat tingkat konsentrasinya menurun drastis. Akibatnya, laju mobil mendadak oleng dan bergeser ke arah kiri jalan tol.

Nahas, pada saat yang bersamaan dan di jalur yang searah, sebuah dump truk bernomor polisi W 8439 UK yang dikemudikan oleh Imam Subekti tengah berjalan di lajur kiri. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, mobil Innova langsung menghantam bagian bak belakang sebelah kanan dump truk tersebut dengan sangat keras.

"Sopir kendaraan Innova diduga mengantuk atau kurang konsentrasi sehingga kendaraan ke kiri dan menabrak bagian bak belakang sebelah kanan dump truk," kata Taufik saat dihubungi, Sabtu (23/5/2026) malam.

         

Mobil Ringsek Parah

Akibat benturan keras tersebut, mobil Innova mengalami kerusakan luar biasa parah, ringsek pada bagian depan hingga ke sisi sebelah kiri bodi mobil.

Fatalitas benturan ini menyebabkan dua orang staf pendamping Gus Hilman, yakni Alex Anwaruh dan Adinda Najwa, meninggal dunia seketika di lokasi kejadian. Sementara itu, Gus Hilman bersama sopirnya, Mahrus Ali, dilaporkan selamat namun mengalami luka-luka akibat efek tumbukan.

Petugas kepolisian dan pihak pengelola tol yang tiba di lokasi segera melakukan proses evakuasi. Seluruh korban tewas maupun korban luka langsung dilarikan ke Rumah Sakit Ar Rozy, Kota Probolinggo.

Hingga saat ini, bangkai kendaraan yang terlibat kecelakaan telah diamankan. Pihak Satlantas Probolinggo Kota juga menegaskan masih melakukan penyelidikan lebih mendalam untuk memastikan segala faktor penyebab kecelakaan maut tersebut.

"Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan ini," pungkas Taufik.   

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya