Liputan6.com, Aceh Utara: Sebanyak 28 tank jenis Stomer akan ditarik dari Nanggroe Aceh Darussalam. Tank buatan Inggris itu dioperasikan Batalyon Kavaleri I Komando Cadangan Strategis TNI Angkatan Darat di tiga Kabupaten Aceh Utara, Kabupaten Bireun, dan Kabupaten Pidie, sejak delapan bulan silam. Demikian informasi yang dihimpun SCTV di Aceh Utara, baru-baru ini.
Puluhan tank itu akan digantikan kendaraan pengangkut personel buatan PT Pindad dan Markas Besar TNI yang disebar di Bumi Serambi Mekah untuk mengamankan Pemilihan Umum 2004 [baca: Kontak Tembak di Bireun, Tiga GAM Tewas]. Sebelumnya, 10 unit tank Scorpion yang dilengkapi senjata berat Canon sudah dipulangkan, pada awal pemberlakuan Darurat Militer.
Tank Stomer adalah varian dari tank Scorpion. Stomer dilengkapi dengan senapan mesin berat dan senjata penangkis udara. Selain itu tank jenis ini juga memiliki kemampuan gerak dan manuver secara cepat.(ZAQ/Muhamad Nasier dan Muhamadan)
Puluhan tank itu akan digantikan kendaraan pengangkut personel buatan PT Pindad dan Markas Besar TNI yang disebar di Bumi Serambi Mekah untuk mengamankan Pemilihan Umum 2004 [baca: Kontak Tembak di Bireun, Tiga GAM Tewas]. Sebelumnya, 10 unit tank Scorpion yang dilengkapi senjata berat Canon sudah dipulangkan, pada awal pemberlakuan Darurat Militer.
Tank Stomer adalah varian dari tank Scorpion. Stomer dilengkapi dengan senapan mesin berat dan senjata penangkis udara. Selain itu tank jenis ini juga memiliki kemampuan gerak dan manuver secara cepat.(ZAQ/Muhamad Nasier dan Muhamadan)