Gaikindo Minta Jokowi Jangan Matikan Industri Otomotif

Gaikindo meminta kepada pemerintah provinsi DKI Jakarta untuk mendukung sepenuhnya realisasi mobil murah (LCGC) di Indonesia.

oleh Fiki Ariyanti diperbarui 20 Sep 2013, 09:55 WIB
Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) meminta kepada pemerintah provinsi DKI Jakarta untuk mendukung sepenuhnya realisasi mobil murah (low cost green car/LCGC) di Indonesia. Pasalnya, kendaraan LCGC bisa menyumbang ekspor ke negara tetangga.

"Masa mau matikan industri yang sedang tumbuh. Lagi 'bertelur' kok dibunuh," tegas Ketua I Gaikindo Jongkie D Sugiharto di Jakarta, seperti ditulis Jumat (20/9/2013).

Apabila dihambat, lanjutnya, industri otomotif Indonesia akan kehilangan potensi investasi, hingga kemungkinan pemutusan hubungan kerja (PHK).

"Mau kalau investasinya tidak bisa masuk ke sini, karyawannya suruh berhenti?. Kalau begitu, mending impor Completely Built Up (CBU) saja kali ya. Impor dari Thailand, ngapain susah-susah bikin (mobil murah)," ujar dia.

Padahal, Jongky menyebut, kendaraan LCGC di Indonesia sangat berpotensi untuk diekspor ke beberapa negara tanpa perlu mendapat halangan dari Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

"(Ekspor) kenapa tidak. Kan tergantung prinsipalnya. Ekspor dikendalikan kantor pusat mereka, dan PPnBM kan tidak diatur oleh WTO, jadi bisa untuk ekspor ," ujar dia. (Fik/Ndw)

Baca Juga:


5 Mobil Murah Teranyar Asli Buatan Indonesia

Jokowi: Mobil Murah Nggak Benar!

Jokowi Kirim Surat Keluhan Mobil Murah, Ini Jawaban Wapres


Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya