Jejaring sosial Twitter terlihat berusaha menghasilkan uang atau monetisasi dari layanan yang dimilikinya. Dengan bermodal jutaan pengguna, tentu Twitter memiliki potensi besar untuk mendapatkan uang. Iklan tentu saja menjadi salah satu cara untuk mengeruk pendapatan.
Dilansir dari laman Reuters, Rabu (11/9/2013), indikasi ini terlihat saat Twitter diketahui membeli MoPub, perusahaan yang bergerak di iklan mobile. MoPub mengumumkan mengenai akuisisi ini di dalam blog resminya.
Twitter tak mengungkap berapa dana yang dikeluarkan untuk membeli MoPub. Tapi seorang sumber yang mengetahui urusan akuisisi, mengatakan kalau perusahaan asal San Francisco itu membeli MoPub senilai US$ 350 juta atau sekitar Rp 3,9 triliun dalam bentuk saham.
MoPub dikenal sebagai perusahaan yang menghadirkan layanan dengan kemampuan melacak iklan yang tersimpan secara langsung (real time). Layanan ini serupa dengan DoubleClick yang dimiliki Google.
Berbagai perusahaan selama ini telah menjadi pendukung dana operasional MoPub. Perusahaan itu antara lain Accel Partners, Harrison Metal Capital, dan Jafco Venture.
Dalam blognya, CEO MoPub Jim Payne mengaku antusias dengan pembelian ini. Apalagi Twitter dan MoPub sama-sama memprioritaskan platform layanannya di perangkat mobile. Selain itu, MoPub juga memastikan kepada kliennya kalau tak akan ada perubahan setelah akuisisi ini.
"Bahkan kami akan memperkuatnya. Twitter akan investasi di bisnis inti kami dan kami akan terus melanjutkan dalam membangun peralatan dan teknologi yang Anda butuhkan agar lebih baik dalam menjalankan bisnis iklan di mobile," kata Payne. (gal)
Dilansir dari laman Reuters, Rabu (11/9/2013), indikasi ini terlihat saat Twitter diketahui membeli MoPub, perusahaan yang bergerak di iklan mobile. MoPub mengumumkan mengenai akuisisi ini di dalam blog resminya.
Twitter tak mengungkap berapa dana yang dikeluarkan untuk membeli MoPub. Tapi seorang sumber yang mengetahui urusan akuisisi, mengatakan kalau perusahaan asal San Francisco itu membeli MoPub senilai US$ 350 juta atau sekitar Rp 3,9 triliun dalam bentuk saham.
MoPub dikenal sebagai perusahaan yang menghadirkan layanan dengan kemampuan melacak iklan yang tersimpan secara langsung (real time). Layanan ini serupa dengan DoubleClick yang dimiliki Google.
Berbagai perusahaan selama ini telah menjadi pendukung dana operasional MoPub. Perusahaan itu antara lain Accel Partners, Harrison Metal Capital, dan Jafco Venture.
Dalam blognya, CEO MoPub Jim Payne mengaku antusias dengan pembelian ini. Apalagi Twitter dan MoPub sama-sama memprioritaskan platform layanannya di perangkat mobile. Selain itu, MoPub juga memastikan kepada kliennya kalau tak akan ada perubahan setelah akuisisi ini.
"Bahkan kami akan memperkuatnya. Twitter akan investasi di bisnis inti kami dan kami akan terus melanjutkan dalam membangun peralatan dan teknologi yang Anda butuhkan agar lebih baik dalam menjalankan bisnis iklan di mobile," kata Payne. (gal)