Pro Kontra Miss World di Bali, Ini Komentar Miss Indonesia 2012

Vania Larissa, angkat suara soal kontroversi penyelenggaraan ajang kecantikan Miss World di Bali pada 28 September 2013.

oleh Yazir Farouk diperbarui 03 Sep 2013, 13:00 WIB
Vania Larissa, Miss Indonesia 2012 angkat suara soal kontroversi penyelenggaraan ajang kecantikan Miss World di Bali pada 28 September 2013. Kontestan yang mewakili Indonesia itu menilai, justru banyak hal positif yang bisa didapat Indonesia bila sukses menghelat hajat internasional tersebut.

"Pro dan kontra pasti ada ya. Tapi pastinya event ini sangat menguntungkan Indonesia karena menjadi sarana yang baik untuk memperkenalkan Indonesia ke seluruh dunia," katanya ditemui di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (2/9/2013) malam.

Vania beralasan, nantinya acara tersebut bakal disiarkan secara langsung di 130 negara. Pastinya, semua keindahan alam di Indonesia pun tak luput dari perhatian orang-orang yang menonton.

"Dan 140 Miss akan ngetwitt tentang keindahan, kecantikan Indonesia. Itu akan disampaikan ke negaranya masing-masing dan jadi promosi yang baik buat Indonesia," ucapnya.

Lagipula, lanjut Vania, bukan hal mudah mendapat kesempatan menjadi tuan rumah Miss World. Butuh waktu dan tenaga untuk bisa dipercaya menggelar ajang yang sudah memasuki usia ke-63 tahun itu.

"Ini adalah kesempatan baik dan yang sangat langka. Karena setelah 62 tahun, akhirnya Miss World diadakan di sini, dan itu tidak gampang," ujarnya.(Yaz/Mer)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya