Hakim di Tennessee, Amerika Serikat memutuskan untuk mengubah nama seorang bayi 7 bulan, dari Messiah menjadi Martin. Alasannya, nama relijius itu -- yang dalam Bahasa Indonesia ditulis Mesiah atau Mesias -- hanya berhak disandang satu orang: Yesus Kristus.
Hakim pengadikan urusan anak, Lu Ann Ballew memerintahkan perubahan nama itu pekan lalu. Seperti diberitakan WBIR-TV, orangtua bayi tersebut berurusan dengan pengadilan gara-gara tak bersepakat dengan nama belakang anak mereka. Namun, saat juri mendengar nama depannya, mereka meminta hakim mengubahnya.
"Itu bisa membuat bocah tersebut bertentangan dengan banyak orang pada masa depan. Dan dalam kondisi saat ini, ia tak punya pilihan untuk menentukan namanya sendiri," kata hakim Lu Ann Ballew seperti dimuat FoxNews, Senin (12/8/2013).
Ini adalah kali pertamanya sang hakim diminta untuk mengubah nama seseorang.
Menurutnya, nama Messiah bisa menciptakan masalah jika bocah itu tumbuh besar di Cocke County, yang mayoritas penduduknya bergama Kristen. "Messiah adalah gelar yang diterima oleh satu orang. Dan orang tersebut adalah Yesus Kristus," kata hakim.
Terkait sengketa nama belakang bocah tersebut, Lu Ann Ballew memutuskan bayi itu dinamakan Martin DeShawn McCullough -- yang meliputi nama belakang kedua orangtuanya.
Sementara, ibu si bayi, Jaleesa Martin asal Newport mengatakan, ia akan mengajukan banding. Menurutnya, Messiah adalah nama yang unik. Ia juga menyukai bunyinya ketika disebutkan berurutan dengan nama 2 saudara bayi tersebut -- Micah dan Mason.
Terlepas dari kasus ini, Messiah ada di urutan 4 nama bayi yang paling cepat pertumbuhannya pada tahun 2012. Demikian menurut daftar nama-nama bayi populer tahunan yang dikeluarkan Social Security Administration. (Ein/Sss)
Hakim pengadikan urusan anak, Lu Ann Ballew memerintahkan perubahan nama itu pekan lalu. Seperti diberitakan WBIR-TV, orangtua bayi tersebut berurusan dengan pengadilan gara-gara tak bersepakat dengan nama belakang anak mereka. Namun, saat juri mendengar nama depannya, mereka meminta hakim mengubahnya.
"Itu bisa membuat bocah tersebut bertentangan dengan banyak orang pada masa depan. Dan dalam kondisi saat ini, ia tak punya pilihan untuk menentukan namanya sendiri," kata hakim Lu Ann Ballew seperti dimuat FoxNews, Senin (12/8/2013).
Ini adalah kali pertamanya sang hakim diminta untuk mengubah nama seseorang.
Menurutnya, nama Messiah bisa menciptakan masalah jika bocah itu tumbuh besar di Cocke County, yang mayoritas penduduknya bergama Kristen. "Messiah adalah gelar yang diterima oleh satu orang. Dan orang tersebut adalah Yesus Kristus," kata hakim.
Terkait sengketa nama belakang bocah tersebut, Lu Ann Ballew memutuskan bayi itu dinamakan Martin DeShawn McCullough -- yang meliputi nama belakang kedua orangtuanya.
Sementara, ibu si bayi, Jaleesa Martin asal Newport mengatakan, ia akan mengajukan banding. Menurutnya, Messiah adalah nama yang unik. Ia juga menyukai bunyinya ketika disebutkan berurutan dengan nama 2 saudara bayi tersebut -- Micah dan Mason.
Terlepas dari kasus ini, Messiah ada di urutan 4 nama bayi yang paling cepat pertumbuhannya pada tahun 2012. Demikian menurut daftar nama-nama bayi populer tahunan yang dikeluarkan Social Security Administration. (Ein/Sss)