Ben White Terancam Absen di Final UCL, Gary Neville Soroti Kesalahan Fatal

Gary Neville mengkritik teknik tekel Ben White yang memicu cedera serius. Bek Arsenal ini terancam absen di Final UCL dan Piala Dunia akibat kesalahan fatal.

oleh Richard Andreas LuturmasDiterbitkan 12 Mei 2026, 14:46 WIB
Manajer Arsenal Mikel Arteta, kanan, dan Ben White dari Arsenal, kiri, saat pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Arsenal dan West Ham di stadion Emirates di London, Inggris, Kamis, 28 Desember 2023. (AP Photo/Alastair Grant)

Liputan6.com, Jakarta - Gary Neville, legenda Manchester United, melontarkan kritik pedas atas cedera yang dialami Ben White saat Arsenal menghadapi West Ham. Neville berpendapat bahwa bek kanan The Gunners tersebut melakukan kesalahan teknis fatal ketika mengeksekusi tekel.

Peristiwa yang berlangsung di London Stadium itu memaksa White meninggalkan lapangan sebelum laga usai. Neville menilai aksi White saat berduel dengan Crysencio Summerville merupakan tindakan yang sangat berisiko tinggi.

Kondisi ini memicu kekhawatiran besar bagi Arsenal lantaran White diperkirakan harus absen dalam durasi yang lama. Situasi tersebut menjadi kerugian besar mengingat jadwal padat dan krusial yang sedang dijalani klub asal London Utara itu.

Mikel Arteta mengonfirmasi bahwa keadaan pemainnya tidak terlihat bagus pasca benturan tersebut. Sang manajer kini menanti hasil pemeriksaan medis dan berharap dampaknya tidak seburuk yang diperkirakan.


Analisis Kesalahan Saat Melakukan Blok

Pemain Arsenal, Ben White meninggalkan lapangan saat pergantian pemain dalam laga lanjutan Liga Inggris 2024/2025 melawan Bournemouth di Emirates Stadium, London, Inggris, Sabtu (03/05/2025) waktu setempat. (AFP/Glyn Kirk)

Neville memberikan sorotan khusus pada cara Ben White yang hanya menjulurkan kaki saat mencoba menghalau pergerakan lawan. Menurutnya, seorang pemain bertahan wajib masuk ke dalam duel dengan kekuatan penuh demi melindungi sendi lutut.

"Ben White hanya menjulurkan kakinya di sana. Itu buruk dari bek kanan tersebut," ujar Neville dengan tegas saat bertugas sebagai komentator di Sky Sports.

"Dia berhadapan dengan Summerville; dia harus lebih kuat dari itu. Dia melukai dirinya sendiri di sana. Itu mudah dicegah jika Anda masuk dengan kuat dan blok yang kokoh. Dia menjulurkan kakinya dengan cara yang cukup lemah, Anda mengundang masalah," tambahnya.


Refleksi Pengalaman Masa Lalu Neville

Bek Timnas Inggris, Ben White, mencetak satu gol saat timnya bermain imbang 1-1 kontra Uruguay pada laga uji coba di Stadion Wembley, London, Sabtu (28/03/2026) dini hari WIB. (AFP/Henry NICHOLLS)

Komentar Neville didasari oleh pengalamannya sendiri saat masih aktif sebagai pemain profesional. Ia pernah mengalami cedera ligamen medial dalam sesi latihan yang dipicu oleh posisi kaki yang tidak tepat.

Neville berpendapat bahwa melakukan tekel tanpa tenaga maksimal adalah cara paling cepat bagi seorang pemain untuk mencederai lututnya sendiri. Ia melihat White mengulangi kesalahan teknis yang pernah ia alami dahulu.

"Jika Anda melakukan tekel dan hanya menjulurkan kaki menjauh dari tubuh seperti itu, Anda akan merasakan guncangan pada lutut," jelas Neville dalam program podcast-nya.

"Anda harus masuk dengan kuat dan benar-benar memblok dengan tenaga karena jika hanya menjulurkan kaki, Anda punya peluang besar terkena cedera ligamen medial," paparnya lebih lanjut.


Risiko Kehilangan Final UCL dan Piala Dunia

Dampak dari tekel yang dianggap lemah tersebut kini mengancam kelanjutan karier Ben White di sisa musim ini. Partisipasinya di Final Liga Champions yang sudah dekat terancam sirna.

Bukan hanya prestasi di level klub, kesempatan White untuk berangkat ke Piala Dunia musim panas ini juga berada dalam ketidakpastian. Hal ini sangat disayangkan karena namanya baru saja kembali masuk dalam pengawasan Timnas Inggris di era Thomas Tuchel.

"Ben White akan menyesali itu karena hal tersebut bisa membuatnya absen dari Piala Dunia. Kita belum tahu, kita belum mendapatkan diagnosisnya," tutur Neville.

"Namun cedera jenis itu bisa memakan waktu empat hingga enam minggu, yang jelas akan menjadi masalah besar bagi Ben White dalam hal Piala Dunia dan final Liga Champions," pungkasnya.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya