Aturan "Aneh" di Stadion Maracana

Stadion Maracana yang merupakan salah satu arena sepak bola paling keramat memiliki beberapa peraturan baru terkait etika.

oleh Liputan6 diperbarui 12 Jul 2013, 22:00 WIB

Stadion Maracana yang merupakan salah satu arena sepak bola paling keramat memiliki beberapa peraturan baru terkait etika. Pihak stadion menerapkan aturan agar penonton harus tetap duduk sepanjang pertandingan dan tidak boleh membuka baju.

Hal-hal lainnya adalah tidak boleh ada instrumen musik misalnya drum atau tiang-tiang bambu dilarang dipakai untuk mengibarkan bendera.

Kode etik di stadion terbesar di Amerika Selatan ini diterapkan setelah tim tuan rumah Fluminense menandatangani kontrak untuk menjadikan stadion itu sebagai kandang mereka selama 35 tahun.

Merupakan pemandangan umum di Maracana di mana terdapat banyak pria muda tidak mengenakan pakaian untuk mengatasi panasnya suhu. Mereka juga berdiri dan berteriak sepanjang pertandingan dan terkadang berkelahi satu sama lain dengan pendukung tim rival.

Pagar-pagar akan dipasang dimulai pada akhir bulan ini. Penghalang-penghalang akan dicopot saat Brasil menjadi tuan rumah Piala Dunia. Sepanjang periode itu, FIFA akan bertanggung jawab dalam pengelolaan stadion.

Namun kode etik di Maracana mendapat sambutan negatif penonton. "Memalukan untuk melihat tiang-tiang di Maracana untuk memisahkan para penggemar. Mereka hidup bersama-sama dalam keharmonisan," kata mantan bintang Brasil Bebeto melalui Twitter.

Pewarta olahraga Edgar Catoira mengatakan bahwa konsep FIFA tidak sejalan dengan konsep Carioca. Carioca adalah kata dalam bahasa setempat yang berarti orang-orang atau hal-hal lain dari Rio.(ant)

Tag Terkait

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya