Update Kecelakaan Maut ALS vs Truk Tangki di Sumsel, Fokus Evakuasi Penumpang Terjepit

Setelah tabrakan adu banteng abis berkobar hebat dan asap hitam membumbung tinggi.

oleh Lia HarahapDiterbitkan 06 Mei 2026, 16:59 WIB
Kecelakaan Maut Bus ALS vs Truk Tangki (Dok: Antara)

Liputan6.com, Jakarta - Sebanyak 16 orang dikabarkan meninggal dunia akibat kecelakaan maut bus ALS vs Truk Tangki di Jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Karang Jaya, Rabu (6/5/2026). Saat ini, petugas fokus mengevakuasi korban terjepit di kabin kendaraan.

"Tim kami sedang di lapangan bersama Satlantas untuk proses evakuasi. Laporan sementara ada 16 korban jiwa yang sudah teridentifikasi meninggal dunia," kata Kepala Bidang Kesiapsiagaan BPBD Muratara, Mugono. Demikian dikutip dari Antara, Rabu (6/5/2026).

Mugono mengatakan 14 korban merupakan penumpang bus ALS serta sopir dan kenek mobil tangki.

​"Yang selamat ada empat orang, yang tiga luka bakar serius dan satu orang luka ringan," ujarnya.

 

Kronologi Kecelakaan

Kecelakaan maut itu terjadi 12.39 WIB. Bermula saat bus ALS melaju dari arah Lubuklinggau menuju Medan atau Pekanbaru. Ketika melintasi wilayah Kecamatan Karang Jaya, muncul percikan api dari bagian bus.

​Sopir bus ALS kemudian mencoba mengarahkan kendaraan ke sisi kanan jalan untuk menghindari risiko lebih besar.

Namun, secara bersamaan dari arah berlawanan (Utara/Rupit), sebuah mobil tangki melaju dengan kecepatan tinggi sehingga tabrakan hebat tidak dapat terhindarkan.

Selain mengevakuasi korban tewas, petugas juga fokus menolong penumpang yang luka-luka. Sementara kondisi kendaraan ringsek berat akibat benturan frontal.

​Hingga berita ini diturunkan, personel BPBD Muratara bersama jajaran Satlantas setempat masih terus melakukan sterilisasi area dan pendataan lebih lanjut terkait identitas para korban.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya