Liputan6.com, Jakarta - Pernah nggak sih kamu merasa halaman rumah zaman dulu punya “ciri khas” tersendiri? Nggak cuma soal luasnya, tapi juga tanaman yang tumbuh di sana. Dulu, hampir setiap rumah di Indonesia punya tanaman tertentu yang bukan hanya mempercantik, tapi juga punya fungsi—mulai dari obat, peneduh, sampai sekadar pengusir serangga.
Sayangnya, seiring perubahan gaya hidup dan semakin sempitnya lahan, banyak tanaman jadul ini mulai jarang terlihat. Padahal, selain penuh kenangan, sebagian besar tanaman ini juga mudah dirawat dan punya manfaat luar biasa.
Advertisement
Berikut ini telah Liputan6.com ulas jenis tanaman yang dulu sering ada di halaman rumah yang paling ikonik.
1. Kembang Sepatu
Tanaman dengan bunga merah menyala ini dulu sering dijadikan pagar hidup. Selain cantik, kembang sepatu juga kerap dipakai sebagai bahan alami untuk menyemir sepatu atau perawatan rambut.
2. Lidah Mertua
Dikenal sebagai tanaman penyaring udara alami, lidah mertua dulu hampir selalu ada di sudut halaman atau teras. Sekarang mulai tergeser tanaman hias modern, padahal manfaatnya tetap relevan.
3. Tapak Dara
Tanaman kecil dengan bunga ungu, putih, atau pink ini sering tumbuh liar di halaman. Selain memperindah halaman rumah, banyak yang belum tahu tapak dara sebenarnya punya khasiat sebagai tanaman herbal.
4. Bunga Pukul Empat
Sesuai namanya, bunga ini mekar di sore hari sekitar pukul empat. Dulu sering jadi “teman main” anak-anak karena warna bunganya beragam dan bijinya bisa dipakai mainan.
5. Pohon Jambu Biji
Hampir setiap rumah dulu punya pohon jambu biji. Selain buahnya enak, daunnya sering digunakan sebagai obat diare. Kini, pohon ini mulai jarang karena keterbatasan lahan.
6. Pohon Belimbing
Belimbing wuluh atau belimbing manis dulu jadi tanaman wajib di halaman. Selain untuk dimakan, belimbing wuluh sering jadi bahan masakan tradisional Indonesia.
7. Daun Sirih
Tanaman merambat ini dulu identik dengan tradisi dan pengobatan herbal. Banyak orang tua memanfaatkannya untuk kesehatan mulut hingga antiseptik alami.
8. Cocor Bebek
Tanaman unik yang bisa berkembang biak dari daun ini dulu sering tumbuh di pot kecil atau langsung di tanah. Cocor bebek juga dikenal sebagai tanaman obat untuk luka ringan.
9. Pohon Kersen (Talok)
Buah kecil berwarna merah ini sering jadi camilan gratis anak-anak zaman dulu. Pohonnya rindang dan mudah tumbuh, tapi kini mulai jarang ditemukan di perumahan modern.
10. Bunga Melati
Melati bukan sekadar bunga harum, tapi juga simbol kesucian dalam budaya Indonesia. Dulu sering ditanam di depan rumah, kini mulai tergeser tanaman hias impor.
11. Kumis Kucing
Kumis kucing adalah tanaman hias sekaligus tanaman obat (apotek hidup) yang sangat umum. Bentuk bunganya yang unik dengan helai menyerupai kumis kucing menjadikannya pemandangan menarik di halaman.
Tanaman ini dikenal secara turun-temurun untuk membantu melancarkan saluran kemih dan mendukung kesehatan ginjal berkat sifat diuretiknya.
QnA: Jenis Tanaman yang Dulu Sering Ada di Halaman Rumah
1. Apa saja contoh tanaman yang dulu sering ada di halaman rumah?
Beberapa tanaman yang dulu umum dijumpai antara lain pohon mangga, jambu biji, pisang, bunga kertas (bougenville), melati, dan tanaman obat seperti lidah buaya serta kunyit.
2. Mengapa tanaman-tanaman tersebut populer di masa lalu?
Karena mudah dirawat, multifungsi (bisa untuk konsumsi, obat, atau hiasan), serta cocok dengan iklim tropis Indonesia. Selain itu, masyarakat dulu cenderung memanfaatkan lahan pekarangan secara maksimal.
3. Apa manfaat menanam tanaman di halaman rumah?
Manfaatnya antara lain sebagai sumber makanan, memperindah lingkungan, memberikan udara segar, serta bisa dimanfaatkan sebagai obat tradisional.
4. Kenapa sekarang tanaman tersebut mulai jarang ditemukan?
Karena lahan rumah semakin sempit, gaya hidup modern yang lebih praktis, serta berkurangnya minat berkebun terutama di daerah perkotaan.
5. Apakah tanaman-tanaman tersebut masih relevan untuk ditanam saat ini?
Masih sangat relevan, terutama untuk mendukung gaya hidup sehat, ketahanan pangan keluarga, serta menciptakan lingkungan rumah yang lebih asri dan nyaman.