Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto berjanji untuk segera menurunkan pengenaan bunga pada kredit untuk rakyat hingga maksimal 5 persen. Janji itu dikoarkannya dalam perayaan Hari Buruh Internasional (May Day) di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/5/2026).
"Saya sudah perintahkan bank-bank milik Republik Indonesia, sebentar lagi kita akan kucurkan kredit untuk rakyat maksimal 5 persen satu tahun," tegas Prabowo di hadapan ribuan buruh.
Advertisement
RI 1 berkomitmen untuk segera menurunkan bunga kredit, lantaran rakyat kecil banyak ditekan pengenaan bunga besar oleh kelompok rentenir, bahkan hingga mencapai 70 persen dari jumlah pinjaman.
"Selama ini rakyat kecil kalau pinjam uang bunganya luar biasa gilanya, betul? Orang kecil pinjam uang bunganya bisa 70 persen setahun, betul?" seru Prabowo disambut teriakan persetujuan oleh para buruh.
Pada kesempatan sama, Prabowo juga bilang bakal segera memangkas setoran oleh para pengemudi ojek online (ojol) kepada pihak aplikator.
Dengan nada tegas, Prabowo mengatakan bahwa pihak aplikator wajib segera mematuhi aturan batas setoran tarif ojol hingga di bawah 10 persen.
"Ojol kerja keras, ojol mempertaruhkan jiwanya tiap hari. Ojol aplikator perusahaan minta disetor 20 persen. Gimana ojol, setuju 20 persen? Bagaimana (kalau) 15 persen? Berapa, kalian minta 10 persen? Saya katakan di sini, saya tidak setuju 10 persen. Harus di bawah 10 persen," ungkapnya.
"Enak aje, Lo yang keringat die yang dapat duit, sorry aje. Kalau enggak mau ikut kita, enggak usah berusaha di Indonesia," dia menekankan.