Kebakaran Pagi di Situbondo: Tiga Rumah Hangus, Lansia Nyaris Jadi Korban

Saat si jago merah mulai membesar, salah satu pemilik rumah, Baharudin (75), diketahui sedang tertidur pulas dalam kondisi sakit di dalam rumahnya.

oleh Hermawan ArifiantoDiterbitkan 27 April 2026, 13:07 WIB
3 rumah di Banyuputih Situbondo Habis dilalap api dalam kebakaran yang menghantam rumah warga (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Suasana tenang di pagi hari di Kampung Sukorejo Utara, Desa Sumberejo, Kecamatan Banyuputih, mendadak berubah menjadi kepanikan luar biasa. Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat pada Senin (27/4/2026) pagi, menghanguskan tiga unit rumah warga dan menyebabkan kerugian materiil hingga ratusan juta rupiah.

​Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 06.20 WIB ini nyaris memakan korban jiwa. Beruntung, aksi heroik dilakukan oleh seorang warga bernama Lora Faiq yang pertama kali melihat api.

Saat si jago merah mulai membesar, salah satu pemilik rumah, Baharudin (75), diketahui sedang tertidur pulas dalam kondisi sakit di dalam rumahnya.

​"Api pertama kali terlihat oleh Lora Faiq. Mengetahui ada penghuni yang sakit dan terjebak di dalam, warga langsung bergerak cepat melakukan evakuasi sebelum api mengepung seluruh bangunan," ujar Koordinator Pusdalops BPBD Situbondo, Puriono, Senin (27/4/2026)

​Berdasarkan data di lapangan, dugaan sementara penyebab kebakaran adalah hubungan arus pendek atau korsleting listrik. Namun, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan titik awal api.

​Warga setempat sempat bahu-membahu memadamkan api dengan peralatan seadanya guna mencegah perembetan lebih luas. Tak lama kemudian, dua unit pemadam kebakaran dari wilayah Asembagus dan Kota Situbondo tiba di lokasi untuk melakukan pemadaman total. Api baru benar-benar berhasil dijinakkan dan melalui proses pembasahan pada pukul 09.00 WIB.

 

3 Rumah Hangus

​Kebakaran ini menyasar tiga rumah dengan tingkat kerusakan yang bervariasi di antaranya, rumah Zainul Bahri (55) bangunan semi permanen, kondisi rusak total dengan taksiran kerugian Rp 50 juta. Sedangkan rumah lainnya masing-masing milik Bahrudin (75) dan Surya Darmali (13) kondisinya juga rusak berat dengan kerugian Rp 30 juta.

"​Meskipun tiga kepala keluarga kehilangan tempat tinggal, dipastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini," tambahnya.

 

Tim Reaksi Cepat

​BPBD Kabupaten Situbondo melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) telah melakukan assessment atau kaji cepat di lokasi kejadian. Personel gabungan dari unsur TNI (Koramil), Polri (Polsek), Tagana Dinsos, hingga perangkat desa telah bersiaga di lokasi.

​"Tahap selanjutnya adalah Jitupasna (Pengkajian Kebutuhan Pasca Bencana) untuk menentukan bantuan logistik dan stimulan yang akan disalurkan kepada para korban,"paparnya

​Saat ini, para korban sementara mengungsi ke rumah kerabat terdekat sembari menunggu bantuan lebih lanjut dari pemerintah daerah.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya