Liputan6.com, Jakarta - Brand cat otomotif lokal, Cat Spider, kembali menunjukkan eksistensinya di kancah modifikasi Tanah Air dengan ambil bagian dalam gelaran IMX 2026 Series: Prambanan Heritage Meet Up, Minggu (26/4/2026). Bertempat di kawasan ikonik Candi Prambanan, kehadiran Cat Spider mengusung tema “Warna Nusantara, Kelas Dunia”.
Partisipasi ini bukan sekadar meramaikan ajang modifikasi, melainkan menjadi simbol kuat kembalinya Cat Spider ke akar budaya Indonesia.
Advertisement
Setelah sebelumnya tampil di berbagai panggung otomotif internasional seperti Osaka, Malaysia, hingga Los Angeles, momentum di Prambanan dimanfaatkan untuk mempertegas identitas sebagai produk lokal dengan kualitas global.
Direktur Marketing PT Anugerah Berkat Cahaya Abadi (ABCA), Sugiarto, menyebut kehadiran Cat Spider di IMX Prambanan sebagai pertemuan dua dunia yang saling melengkapi.
“Kehadiran kami di sini adalah pertemuan dua kekuatan besar: next-gen culture dunia otomotif dan timeless heritage Nusantara,” ujar Sugiarto.
Dalam ajang ini, Cat Spider juga memperkenalkan varian warna terbaru yang terinspirasi dari palet budaya Jawa.
Langkah ini menjadi bentuk apresiasi terhadap kekayaan estetika Yogyakarta yang dikenal memiliki nilai seni tinggi.
Sebelumnya, Cat Spider juga sukses membawa karya bertajuk “Harmony of Waves” ke Osaka Auto Messe 2026.
Karya tersebut menggabungkan motif Mega Mendung khas Cirebon dengan sentuhan seni Jepang, yang berhasil menarik perhatian publik internasional.
Di booth-nya, Cat Spider menampilkan sejumlah produk andalan untuk kebutuhan modifikasi, baik profesional maupun penghobi.
Beberapa di antaranya Spider SPC100 Ultra Mirror Chrome, cat chrome dengan efek cermin premium, SPC88 Silver Chrome Effect & SPC99 Black Chrome Effect untuk tampilan modifikasi berbeda, dan Polyurethane Striping & Lettering Paint untuk kebutuhan seni pinstriping dan airbrush.
Selain itu, terdapat pula Silstar SpectraClear 2:1 dengan teknologi self-healing, Rapid Color Clear & Chrome Sealer untuk finishing maksimal, dan Spider Aerosol dengan 100 pilihan warna siap pakai.
Produk-produk ini dirancang untuk memberikan fleksibilitas tinggi dalam eksplorasi warna dan efek visual.
Tak hanya memamerkan produk, Cat Spider juga menghadirkan pengalaman interaktif bagi pengunjung.
Booth mereka diramaikan dengan live painting demo oleh seniman otomotif lokal yang menampilkan teknik pinstriping dan airbrush secara langsung.
Membangun Kepercayaan
Selain itu, tersedia pula display panel efek visual dari lini special effect, consultation corner bersama teknisi ahli, hingga kolaborasi dengan builder lokal dari wilayah DIY dan Jawa Tengah.
Langkah ini menjadi bukti komitmen Cat Spider dalam mendukung perkembangan ekosistem modifikasi di daerah.
Menurut Sugiarto, Yogyakarta memiliki peran penting dalam industri modifikasi nasional. Ia menyebut kota ini bukan sekadar pasar, melainkan inkubator kreativitas dengan karakter kuat yang memadukan seni dan budaya lokal.
Cat Spider pun menargetkan lebih dari sekadar penjualan dalam keikutsertaan ini. Mereka ingin membangun kepercayaan komunitas otomotif sekaligus memperluas jaringan reseller, khususnya di wilayah Jawa Tengah dan DIY.
Ke depan, Cat Spider telah menyiapkan berbagai langkah strategis. Selain akan berpartisipasi di Surabaya dan puncak IMX 2026 di ICE BSD, brand ini juga membidik ekspansi global ke Jepang dan Australia.
Menariknya, Cat Spider juga mulai mengembangkan produk yang kompatibel dengan kendaraan listrik (EV). Hal ini sejalan dengan tren otomotif masa depan yang membutuhkan presisi tinggi dalam finishing bodi kendaraan.
Saat ini, Cat Spider telah memiliki lebih dari 800 jaringan distribusi di seluruh Indonesia, sekaligus mulai memperluas pasar internasional.
“Setiap langkah kami adalah bagian dari misi untuk menjadikan Cat Spider sebagai brand automotive refinish asal Indonesia yang diakui dunia,” tutup Sugiarto.