Harga Emas Perhiasan Hari Ini 24 April 2026: Termahal Sentuh Rp 2,4 Juta

Begini gerak harga emas perhiasan di Raja Emas dan Laku Emas pada perdagangan Jumat, (24/4/2026) saat harga emas dunia melemah.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 24 April 2026, 14:30 WIB
Harga emas dunia bertahan di bawah USD 4.700 per ounce pada perdagangan Jumat, (24/4/2026). (Arun SANKAR / AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Harga emas dunia bertahan di bawah USD 4.700 per ounce pada perdagangan Jumat, (24/4/2026). Harga emas dunia diprediksi turun sekitar 3% pada pekan ini seiring meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran atas Selat Hormuz mendorong harga energi lebih tinggi dan mengoptimalkan kekhawatiran inflasi. Lalu bagaimana harga emas perhiasan di pasar domestik?

Mengutip data tradingeconomics.com, harga emas dunia turun 0,60% menjadi USD 4.670.

Amerika Serikat (AS) dan Iran mempertahankan blokade terhadap jalur air strategi situ dengan negosiasi perdamaian menunjukkan sedikit kemajuan.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump juga mengatakan dalam sebuah unggahan di media sosial pada Kamis kalau telah memerintahkan Angkatan Laut AS untuk menembak kapal-kapal yang memasang ranjau di selat itu.

Sementara itu, pasukan AS juga menaiki kapal tanker super yang membawa minyak Iran di Samudra Hindia. Sementara itu, gencatan senjata AS-Iran telah diperpanjang tanpa batas waktu karena AS  menunggu proposal formal baru dari iRAN, sementara gencatan senjata antara Israel dan Lebanon juga telah diperpanjang selama tiga minggu.

Harga energi yang tinggi telah meningkatkan risiko inflasi dan memperkuat ekspektasi potensi kenaikan suku bunga bank sentral, yang membebani daya tarik emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil.

Lalu bagaimana harga emas perhiasan di Raja Emas dan Laku Emas pada Jumat, (24/4/2026) ?

Harga Emas Perhiasan di Raja Emas

Berikut adalah daftar harga emas perhiasan di Raja Emas pada Jumat, 24 April 2026:

  • K24*: Rp 2.485.000 per gram.
  • K24: Rp 2.260.000 per gram.
  • K23: Rp 2.110.000 per gram
  • K22: Rp 2.017.000 per gram.
  • K21: Rp 1.927.000 per gram.
  • K20: Rp 1.835.000 per gram.
  • K19: Rp 1.742.000 per gram.
  • K18: Rp 1.652.000 per gram.
  • K17: Rp 1.560.000 per gram.
  • K16: Rp 1.468.000 per gram.
  • K15: Rp 1.377.000 per gram.
  • K14: Rp 1.285.000 per gram.
  • K13: Rp 1.193.000 per gram.
  • K12: Rp 1.102.000 per gram.
  • K11: Rp 1.010.000 per gram.
  • K10: Rp 918.000 per gram
  • K9: Rp 827.000 per gram.
  • K8: Rp 735.000 per gram.
  • K7: Rp 643.000 per gram.
  • K6: Rp 552.000 per gram
  • K5: Rp 460.000 per gram

Harga Emas Perhiasan di Laku Emas

Seorang pelanggan mencoba gelang emas selama festival Hindu 'Akshaya Tritiya', hari keberuntungan dalam kalender Hindu untuk membeli barang-barang berharga, di ruang pamer perhiasan di Chennai, India, Selasa (3/5/2022). Membeli emas adalah kegiatan yang populer di Akshaya Tritiya, karena ini adalah simbol utama kekayaan dan kemakmuran. (Arun SANKAR / AFP)

Berikut adalah daftar harga jual emas per gram di Laku Emas pada Jumat, 24 April 2026:

  • Kadar 24K (99%): Rp 2.476.000 per gram.
  • Kadar 23K: Rp 2.127.000 per gram.
  • Kadar 22K: Rp 2.034.000 per gram.
  • Kadar 21K: Rp 1.945.000 per gram.
  • Kadar 20K: Rp 1.851.000 per gram.
  • Kadar 19K: Rp 1.757.000 per gram.
  • Kadar 18K: Rp 1.663.000 per gram.
  • Kadar 17K: Rp 1.569.000 per gram.
  • Kadar 16K: Rp 1.475.000 per gram.
  • Kadar 15K: Rp 1.383.000 per gram.
  • Kadar 14K: Rp 1.290.000 per gram.
  • Kadar 13K: Rp 1.198.000 per gram.
  • Kadar 12K: Rp 1.103.000 per gram
  • Kadar 11K: Rp 1.009.000 per gram.
  • Kadar 10K: Rp 917.000 per gram.
  • Kadar 9K: Rp 823.000 per gram.

Harga Emas Dunia

Sebelumnya, harga emas Antam dipatok Rp 2.652.000 per gram. Tampak dalam foto, koin dan batangan emas dipajang di sebuah toko perhiasan di Banda Aceh pada Rabu 14 Januari 2026. (CHAIDEER MAHYUDDIN/AFP)

Sebelumnya, harga emas dunia merosot pada Kamis, 23 April 2026. Koreksi harga emas dunia terjadi oleh penguatan dolar Amerika Serikat (AS) dan harga minyak yang tinggi memicu kekhawatiran inflasi. Hal ini seiring investor mencoba menilai arah konflik dari pembicaraan AS-Iran yang terhenti.

Mengutip CNBC, Jumat (24/4/2026), harga emas spot turun 0,6% menjadi USD 4.706,49 per ounce. Harga kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Juni merosot 0,6% menjadi USD 4.727.

Adapun dolar AS menguat, membuat emas batangan yang dihargai dolar AS menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain. Sementara itu, imbal hasil obligasi AS bertenor 10 tahun naik ke level tertinggi dalam lebih dari seminggu. Hal ini meningkatkan biaya peluang untuk memegang emas batangan yang tidak menghasilkan imbal hasil.

“Emas terus mengikuti pergerakan pasar minyak, dengan kenaikan biaya energi yang membuat risiko penguatan dolar AS dalam jangka pendek dan inflasi tinggi tetap menjadi fokus,” ujar Head of Commodity Strategy Saxo Bank, Ole Hansen.

Iran menyita dua kapal di Selat Hormuz saat memperketat cengkeramannya di jalur air strategis tersebut setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa ia menghentikan serangan tanpa batas waktu, tanpa tanda-tanda dimulainya kembali pembicaraan perdamaian.

 

Sentimen Harga Emas Lainnya

Kotak perhiasan yang berisi koleksi gelang emas harga 2 jutaan di 2025. Foto: Gemini

Para pejabat Iran tidak mengatakan mereka telah menyetujui perpanjangan gencatan senjata, menuduh Washington melanggarnya dengan mempertahankan blokade perdagangan Iran melalui laut.

Harga minyak mentah Brent naik di atas $100 per barel karena pembicaraan perdamaian yang terhenti dan karena kedua negara mempertahankan pembatasan mereka terhadap arus perdagangan melalui selat tersebut.

Harga minyak mentah yang lebih tinggi dapat menambah tekanan inflasi, meningkatkan kemungkinan suku bunga tetap tinggi. Meskipun emas sering dianggap sebagai lindung nilai inflasi, suku bunga yang lebih tinggi mengurangi daya tarik emas batangan karena tidak menawarkan imbal hasil.

Sementara itu, jajak pendapat Reuters terhadap ekonom menunjukkan Federal Reserve AS kemungkinan akan menunggu setidaknya enam bulan sebelum memangkas suku bunga tahun ini karena guncangan energi akibat perang kembali memicu inflasi yang sudah tinggi.

“Konsolidasi saat ini tampaknya lebih merupakan jeda yang didorong oleh ketidakpastian suku bunga daripada pergeseran struktural, dan kami tetap berpendapat bahwa emas kemungkinan akan mencapai rekor tertinggi baru akhir tahun ini atau awal tahun 2027,” Hansen menambahkan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya