Liputan6.com, Jakarta - Di tengah meningkatnya populasi orang kaya atau High Net Worth Individuals (HNWI) di Indonesia, kebutuhan akan layanan likuiditas yang cepat, aman, dan rahasia menjadi sangat krusial.
Namun kini terjadi pergeseran strategi finansial di mana para pemilik aset bernilai tinggi kini tidak lagi terburu-buru menjual koleksi barang mewah mereka saat membutuhkan dana segar.
Advertisement
Sebaliknya, mereka memilih jalan yang lebih cerdas yaitu menggadaikan aset barang mewah secara profesional, cepat dan sangat privat. Fenomena ini kian menguat seiring transformasi industri pergadaian barang mewah di Indonesia.
Ini disadari Lesca Gadai Premier yang memposisikan sebagai lembaga keuangan hibrida yang mengawinkan eksklusivitas private banking dengan fleksibilitas jasa gadai modern.
Perusahaan ini pun mengincar pertumbuhan volume transaksi sebesar 25-30% pada tahun 2026 untuk gadai barang mewah ini. Ada beberapa cara dilakukan untuk menarik minat konsumen.
Seperti menyiapkan fasilitas brankas khusus, mengantongi sertifikasi hinggalayanan White Glove Service di Surabaya dan Medan. Layanan ini memungkinkan nasabah untuk melakukan transaksi dari kenyamanan rumah atau kantor mereka dengan pengawalan keamanan pribadi dan penilai profesional yang datang langsung ke lokasi.
"Visi kami adalah menjadikan Lesca Gadai Premier sebagai mitra gaya hidup finansial yang paling terpercaya di Asia Tenggara. Kami ingin membuktikan bahwa perusahaan lokal Indonesia mampu memenuhi standar kualitas dan keamanan global dalam melayani nasabah kelas dunia," jelas Direktur Lesca Gadai Premier, Bastian Purnama di Jakarta.
Menurut dia, bagi nasabah premium, privasi sering kali bernilai lebih tinggi daripada nominal transaksi itu sendiri. Mereka membutuhkan jaminan bahwa informasi mengenai aset berharga, jumlah pencairan dana, serta identitas pribadi mereka tidak akan bocor ke publik atau pihak yang tidak berwenang.
"Kami menerapkan sistem enkripsi data tingkat tinggi dan manajemen risiko informasi yang diaudit secara berkala. Nasabah kami, yang sebagian besar adalah tokoh masyarakat, kolektor, dan pengusaha besar, dapat bertransaksi dengan tenang tanpa khawatir profil keamanan mereka terancam," tambah Bastian.
Terkait keamanan tersebut perusahaan berupaya mengantongi sertifikasi ISO 9001 untuk Sistem Manajemen Mutu dan ISO 27001 untuk Sistem Manajemen Keamanan Informasi.
Sertifikasi ini respons strategis terhadap dinamika pasar global dan lokal yang menuntut transparansi lebih besar serta memberikan kepastian hukum dan nilai bagi setiap transaksi.
Sebab, kesalahan kecil dalam mengidentifikasi keaslian jam tangan langka atau tas desainer dapat berakibat fatal bagi reputasi dan finansial perusahaan maupun nasabah.
"Kami ingin menghapus stigma 'tawar-menawar' yang subjektif dalam dunia gadai. Melalui sertifikasi mutu ini, setiap barang yang masuk ke Lesca Gadai Premier dinilai menggunakan metodologi ilmiah dan data pasar real-time. Kami menggunakan instrumen teknologi terbaru dan tenaga ahli yang memiliki sertifikasi internasional untuk menjamin bahwa taksiran kami adalah yang paling kompetitif dan adil di pasar," tegas Bastian.
Aset Fisik
Selain keamanan data, Lesca Gadai Premier juga memperkuat infrastruktur preservasi aset fisik. Barang-barang mewah yang diagunkan tidak sekadar disimpan di gudang, melainkan ditempatkan dalam fasilitas brankas khusus (safe deposit box) yang dilengkapi dengan pengatur suhu dan tingkat kelembapan yang dikontrol secara otomatis. Hal ini sangat penting bagi tas kulit eksotis atau jam tangan mekanik yang sangat sensitif terhadap perubahan lingkungan.
"Kami menyadari bahwa bagi kolektor, barang-barang ini adalah investasi. Maka dari itu, kami berkomitmen untuk menjaga kondisi barang tetap prima. Saat barang dikembalikan kepada nasabah setelah pelunasan, kondisinya harus persis sama atau bahkan lebih bersih berkat layanan perawatan ringan yang kami berikan selama masa penyimpanan," jelas Bastian.
Ekonom Senior Prasasti Center for Policy Studies, Piter Abdullah, memiliki sertifikasi ini adalah strategi cerdas untuk membangun trust di segmen yang sangat eksklusif.
"Fenomena ini menandakan adanya konvergensi antara layanan gadai dengan wealth management.Bagi nasabah kaya, menggadaikan barang mewah bukan lagi tanda kesulitan keuangan, melainkan langkah optimasi portofolio. Sertifikasi ini secara otomatis meningkatkan barrier of entry dan memaksa industri gadai swasta lainnya untuk meningkatkan standar mereka jika ingin tetap relevan di mata nasabah premium," ujar dia.