Menkeu Purbaya: IMF, Bank Dunia hingga Investor Global Nilai Positif Kebijakan Fiskal Indonesia

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa prediksi arus modal asing akan masuk ke Indonesia. Lembaga keuangan itu juga menyambut positif penjelasan mengenai fiskal RI.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 16 April 2026, 11:14 WIB
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa bertemu dengan IMF, Bank Dunia, lembaga pemeringkat internasional, serta 18 lembaga investasi global di Washington, DC, Amerika Serikat. (Foto: Bakom RI)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, lembaga internasional, antara lain International Monetary Fund (IMF) dan Bank Dunia, serta investor global menilai positif arah kebijakan fiskal Indonesia di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Dia menuturkan, lembaga-lembaga tersebut menilai Indonesia mampu mendorong pertumbuhan ekonomi secara cepat tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian fiskal.

Purbaya menyampaikan hal itu usai melakukan pertemuan dengan IMF, Bank Dunia, lembaga pemeringkat internasional, serta 18 lembaga investasi global di Washington, DC, Amerika Serikat.

Kemudian, ia pun menjabarkan hasil dari masing-masing pertemuan tersebut. Terkait pertemuan dengan investor global, termasuk Goldman Sachs dan Fidelity, Purbaya mengatakan bahwa pada awalnya mereka mempertanyakan komitmen Indonesia terhadap pertumbuhan ekonomi serta dampaknya terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Purbaya kemudian merespons dengan menjelaskan arah kebijakan ekonomi secara detail dan komprehensif, yang disambut positif oleh para investor.

"Jadi mereka suka sekali dengan penjelasan kita bahwa kita akan menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat tanpa mengorbankan kebijakan fiskal," ujar Purbaya dalam keterangan video, dikutip Kamis, (16/4/2026).

Pascapertemuan tersebut, ia optimistis arus modal asing, baik ke instrumen pendapatan tetap maupun ekuitas, akan meningkat ke Indonesia.

"Jadi harusnya, enggak lama lagi (arus modal) akan masuk ke Indonesia dan akan mendorong pasar modal Indonesia ke level yang lebih tinggi lagi," tutur dia.

Sementara itu, terkait pertemuannya dengan IMF, Purbaya mengatakan ia bertemu langsung dengan Managing Director IMF Kristalina Georgieva.

Dalam pertemuan tersebut, Kristalina menyampaikan ketidakpastian global masih akan tetap tinggi dalam beberapa waktu ke depan. Namun, IMF disebut tertarik dengan kondisi Indonesia yang tetap memiliki fundamental ekonomi yang kuat di tengah gejolak global.

Purbaya menjelaskan, hal tersebut tidak terlepas dari penyesuaian kebijakan yang dilakukan Indonesia sejak tahun lalu, sehingga mampu meredam dampak guncangan eksternal, terutama kenaikan harga minyak dunia.

 

Jajaki Peluang Kerja Sama

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa bertemu dengan IMF, Bank Dunia, lembaga pemeringkat internasional, serta 18 lembaga investasi global di Washington, DC, Amerika Serikat. (Foto: Bakom RI)

"Dan dia (Kristalina) kelihatannya senang dengan keadaan seperti itu," kata Purbaya. "Yang jelas, mereka (IMF) akan memberitahukan ke seluruh dunia negara-negara mana saja yang performanya bagus," imbuh dia.

Adapun terkait pertemuan dengan Bank Dunia dan lembaga pemeringkat internasional, Purbaya mengatakan, mereka memberikan respons positif terhadap penjelasan serta strategi makroekonomi Indonesia. Bahkan, Bank Dunia disebut akan menjajaki peluang kerja sama yang saling menguntungkan dengan Indonesia.

"Jadi keraguan tentang apakah kita bisa menjalankan kebijakan fiskal yang baik, dan kita pun menciptakan pertemuan yang baik, pada saat yang bersamaan sepertinya (keraguan itu) sudah hilang," ia menambahkan.

Menkeu Purbaya Yakinkan Investor AS, Ekonomi Indonesia di Jalur Tepat

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa bertemu dengan investor di kota New York dan Washington DC, Amerika Serikat. (Dok Kemenkeu)

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melakukan serangkaian pertemuan strategis dengan investor potensial di New York dan Washington DC, Amerika Serikat.

Dalam agenda tersebut, Purbaya memaparkan kondisi fundamental makroekonomi Indonesia serta arah kebijakan fiskal ke depan. Ia menegaskan bahwa strategi yang ditempuh pemerintah berada di jalur yang tepat.

"Pada dasarnya kita jelaskan kondisi ekonomi dan strategi fiskal kita ke depan, jadi mereka yakin bahwa gerakan atau kebijakan fiskal kita sudah pada arah yang benar,” ujar Purbaya di Peninsula Hotel New York, dikutip dari keterangan tertulis, Rabu (13/4/2026).

Menurutnya, investor asal Amerika Serikat menunjukkan minat kuat untuk menanamkan modal di Indonesia. Namun, mereka sempat mempertanyakan isu terkait kondisi fiskal yang beredar di pasar.

"Mereka berniat melakukan investasi di Indonesia. Jadi beberapa penjelasan diberikan ke mereka untuk memastikan keraguan mereka terhadap Indonesia bisa di clear-kan," kata Purbaya.

Ia menegaskan, pada dasarnya investor tidak meragukan fundamental ekonomi Indonesia, melainkan hanya ingin memastikan kondisi terkini sebelum mengambil keputusan investasi.

 

 

Target Pertumbuhan Jadi Kunci Tarik Investasi

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (4/2/2026).

Purbaya mengungkapkan bahwa isu negatif terkait fiskal Indonesia lebih banyak berasal dari “noise” di pasar, yang kemudian diklarifikasi langsung kepada investor.

"Jadi mereka (investor) nggak ragu, cuma mereka dengar ada noise bahwa fiskal kita bermasalah, mereka memastikan bahwa itu tidak benar,” ujarnya.

"Kita jelaskan kebijakan fundamental kita seperti apa dan karena mereka orang pintar, mereka bisa menerima dengan sepenuh hati apa yang kita jelaskan sudah sesuai dengan teori-teori ekonomi,” tambahnya.

Ia juga menerima masukan agar pemerintah memperkuat komunikasi dengan investor global, mengingat fondasi ekonomi Indonesia dinilai sudah solid.

Ke depan, pemerintah akan fokus menjaga pertumbuhan ekonomi sesuai target dalam APBN. Menurut Purbaya, capaian pertumbuhan sekitar 5,5 persen pada triwulan I dan berlanjut kuat di triwulan II akan meningkatkan kepercayaan investor.

"Jadi kita fokus memastikan bahwa kebijakan kita benar, implementasinya kita sesuai dengan design yang kita buat,” pungkasnya.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya