Kemenhaj Diminta Kualitas Petugas Haji Diperbaiki, Jangan Bikin Resah dan Menakuti Jemaah

Maman menuturkan, masih ada kekeliruan penyampaian informasi oleh petugas yang menimbulkan keresahan jemaah.

oleh Delvira HutabaratDiterbitkan 14 April 2026, 12:32 WIB
Anggota Komisi VIII DPR RI Maman Imanul Haq

Liputan6.com, Jakarta - Anggota Komisi VIII DPR, Maman Imanul Haq, meminta Menteri Haji dan Umrah untuk meningkatkan kualitas atau kesiapan teknis para petugas haji. Khususnya terkait menyampaikan informasi kepada jemaah.

Maman menuturkan, masih ada kekeliruan penyampaian informasi oleh petugas yang menimbulkan keresahan jemaah.

"Saya minta ini Pak Menteri Haji dan Umrah, tolong kesiapan petugas itu diperkuat kembali, terutama soal cara mereka menyampaikan informasi," ujar Maman dalam rapat kerja Komisi VIII DPR, Selasa (14/4/2026),

Maman mencontohkan kasus di Salatiga. Petugas memberikan penjelasan tidak tepat terkait praktik ibadah.

“Misalnya di Salatiga soal bagaimana petugas menjelaskan bahwa boleh menjamak Isya dengan subuh. Hal-hal kecil seperti ini, termasuk fiqih kecil, itu bisa bikin resah masyarakat,” jelasnya.

 

Jangan Timbulkan Ketakutan pada Jemaah

Maman juga menyoroti adanya petugas yang menimbulkan ketakutan di kalangan jemaah karena memberikan informasi salah.

“Kemarin saya hadir di acara syukuran haji, tiba-tiba ada petugas yang menakut-nakuti, ‘bapak ibu ingat ya, ini suasana perang, kemungkinan kita akan pakai jalur yang menjauh’. Saya bilang, enggak ada itu, jalur kita tetap ke sana, ke Madinah dan Jeddah,” tegasnya.

Oleh karena itu, Politikus PKB itu meminta agar Kementerian Haji dan Umrah lebih serius memperhatikan kesiapan petugas, terutama dalam hal-hal teknis.

“Masih ada orang yang mencoba menafsirkan dan membuat jemaah bertanya-tanya. Jadi saya mohon, Gus Menteri, soal kesiapan petugas, hal-hal teknis seperti ini lebih penting lagi,” pungkas Maman.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya