Misteri Penemuan Mayat dengan Luka Leher di Aliran Sungai Jombang

Mayat laki-laki ditemukan tertelungkup di saluran sekunder Mrican Kanan, Desa Turipinggir, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang.

oleh Yacob BillioctaDiterbitkan 13 April 2026, 08:08 WIB
Ilustrasi penemuan mayat (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Mayat laki-laki ditemukan tertelungkup di saluran sekunder Mrican Kanan, Desa Turipinggir, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang. Kondisi mayat mengenaskan dengan luka di leher.

"Berdasarkan informasi dari masyarakat menemukan mayat laki-laki umur sekitar 30 tahun di daerah aliran Sungai Mrican, Desa Turipinggir, Kecamatan Megaluh ini. Korban ditemukan dalam keadaan tertelungkup di sungai," kata Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan kepada wartawan di Jombang, Minggu (13/4/2026). Dikutip dari Antara.

Polisi membawa mayat ke rumah sakit di Jombang untuk pemeriksaan lebih lanjut. Petugas melakukan autopsi guna mengetahui dengan pasti penyebab kematiannya.

"Ada dugaan luka di lehernya dan di pipi. Ini sudah kami bawa ke rumah sakit di Jombang untuk dilaksanakan autopsi guna mengetahui secara pasti apakah korban mati secara wajar atau ada dugaan tindak pidana," kata dia.

Polisi belum bisa menjelaskan lebih detail terkait dengan luka di leher dan pipi korban, sebab masih menunggu hasil autopsi dari tim medis RS Bhayangkara Kediri.

Selain itu, polisi saat ini juga masih mendalami terkait dengan kematian korban dengan memeriksa sejumlah saksi. Petugas juga mengumpulkan bukti-bukti di lokasi temuan serta sejumlah bukti lainnya.

Dia juga menambahkan aliran Sungai Mrican tersebut juga cukup panjang bahkan bisa sampai Kediri. Selain itu, warga sekitar juga tidak ada yang mengenal korban sehingga polisi pun masih mencari identitasnya.

"Warga di sekitar TKP (tempat kejadian perkara) tidak mengenal yang bersangkutan. Bisa jadi dugaannya bukan warga Megaluh tapi terbawa arus sungai," pungkasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya