Liputan6.com, Jakarta - Otoritas penerbangan Amerika Serikat (AS), Federal Aviation Administration (FAA), secara spesifik ingin menggaet komunitas gamer untuk mengisi posisi sebagai petugas lalu lintas udara atau Air Traffic Controller (ATC).
Periode perekrutan tahunan ini akan dibuka secara resmi pada 17 April 2026. FAA menyebut momentum ini sebagai fase supercharged hiring guna mengejar ketertinggalan jumlah personel yang kian kritis dalam satu dekade terakhir.
Advertisement
Dalam video promosi yang diunggah melalui kanal YouTube resminya, FAA secara gamblang menarik garis lurus antara ketangkasan bermain video game dengan kemahiran mengarahkan lalu lintas udara.
Penggunaan cuplikan game konsol lawas hingga referensi budaya populer dalam iklan tersebut dinilai sebagai upaya sadar untuk menarik minat demografi dewasa muda usia 20-an.
Menteri Transportasi AS, Sean P. Duffy, menegaskan bahwa inovasi dalam gaya komunikasi ini sangat diperlukan untuk menjangkau generasi baru.
"Kampanye ini memanfaatkan gaya komunikasi inovatif dan fokus pada dunia gaming untuk menyasar demografi dewasa muda yang memiliki banyak 'keterampilan teknis' yang dibutuhkan untuk menjadi seorang pengendali lalu lintas udara yang sukses," ujar Duffy.
Selain daya tarik budaya, FAA juga menawarkan remunerasi yang kompetitif. Setelah tiga tahun masa kerja, seorang pengendali lalu lintas udara rata-rata dapat mengantongi gaji sebesar USD 155.000 (sekitar Rp 2,6 miliar) per tahun.
Krisis Personel di Tengah Lonjakan Penerbangan
Langkah agresif ini diambil bukan tanpa alasan. Berdasarkan laporan Government Accountability Office (GAO) AS yang dirilis Desember 2025, FAA menghadapi tren defisit personel sejak tahun 2010, yang diperburuk oleh situasi pandemi.
Data menunjukkan ketimpangan yang signifikan antara beban kerja dan jumlah staf:
- Jumlah Personel: Pada akhir 2025, FAA tercatat memiliki 13.164 petugas lalu lintas udara. Angka ini turun 6 persen dibandingkan jumlah personel pada tahun 2015.
- Volume Lalu Lintas: Di sisi lain, jumlah penerbangan justru melonjak sekitar 10 persen menjadi 30,8 juta jadwal penerbangan.
Syarat dan Kualifikasi
FAA menargetkan para talenta terbaik untuk bergabung dalam unit elit yang melayani sekitar 2,9 juta penumpang setiap harinya. Adapun kriteria utama yang ditetapkan bagi pelamar antara lain:
- Warga Negara AS.
- Berusia di bawah 31 tahun.
- Fasih berbahasa Inggris.
Kandidat yang lolos seleksi awal diwajibkan mengikuti serangkaian tes bakat, pemeriksaan medis, serta pelatihan intensif di akademi penerbangan sebelum dapat dinyatakan layak bertugas di menara kontrol.