Liputan6.com, Moskow - Seorang pria muda di Rusia nekat melakukan ancaman bom palsu demi satu tujuan: ditangkap dan dipenjara agar bisa bertahan hidup. Kasus ini terjadi di wilayah Republik Bashkortostan dan menjadi sorotan media lokal karena motifnya yang tidak biasa.
Pria berusia 20-an yang diidentifikasi sebagai Oleg itu disebut mengalami kesulitan ekonomi setelah gagal mendapatkan pekerjaan di kota Ufa. Setelah lulus sekolah menengah dan menyelesaikan wajib militer, ia berusaha mencari pekerjaan, namun berkali-kali gagal. Tanpa tempat tinggal dan uang, ia mengaku putus asa.
Advertisement
Dalam kondisi tersebut, Oleg merancang rencana ekstrem: membuat dirinya ditangkap agar mendapatkan tempat tinggal dan makanan secara rutin di penjara, dikutip dari laman Antara News, Jumat (10/4/2026).
Upaya pertama dilakukan di sebuah hotel, ketika ia mengancam akan meledakkan bangunan dengan bom yang diklaim berada di dalam ranselnya. Ia bahkan mengunci diri di kamar dan berteriak, namun tidak ada yang mempercayainya. Aksi itu gagal menarik perhatian serius aparat.
Tidak menyerah, Oleg melancarkan aksi kedua di terminal bandara Ufa. Di tengah keramaian, ia kembali berteriak histeris mengaku membawa bom dan meminta polisi serta negosiator dipanggil. Kali ini, petugas keamanan langsung bertindak dan menangkapnya setelah memastikan tidak ada bahan peledak atau perangkat detonator di dalam tasnya.
Dalam pemeriksaan, Oleg mengakui bahwa ancaman tersebut sepenuhnya rekayasa untuk memastikan dirinya dipenjara. Evaluasi psikiatrik menyatakan ia dalam kondisi sadar dan bertanggung jawab atas tindakannya.
Pengadilan kemudian menjatuhkan hukuman tiga tahun dua bulan penjara. Dalam putusannya, hakim menegaskan bahwa terdakwa dengan sengaja menyebarkan informasi palsu yang berpotensi menimbulkan kepanikan, ketakutan, serta membahayakan keselamatan publik.
Kasus ini menyoroti sisi gelap tekanan ekonomi yang dapat mendorong seseorang mengambil langkah ekstrem. Bagi Oleg, hukuman penjara justru menjadi jaminan atas kebutuhan dasar yang gagal ia peroleh di luar.