Kisah Madinah Salma, Perempuan Difabel yang Bangun Brand Fashion Berdaya Saing bersama LinkUMKM BRI

Kisah Madinah Salma, perempuan difabel dari Semarang yang membangun bisnis fashion Madinasalma Fashion dan berkembang lewat dukungan LinkUMKM BRI.

oleh Wuri AnggariniDiterbitkan 09 April 2026, 16:25 WIB
Madinasalma Fashion yang bertumbuh bersama LinkUMKM BRI.

Liputan6.com, Jakarta - Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap busana yang tidak hanya mengikuti tren tetapi juga mampu merepresentasikan karakter pemakainya, peluang bagi pelaku UMKM di sektor fashion semakin terbuka lebar. Dari kota Semarang, seorang perempuan penyandang disabilitas rungu dan wicara membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkarya.

Ia adalah Madinah Salma Tsuraya, pemilik brand Madinasalma Fashion, yang menghadirkan produk busana dengan desain elegan sekaligus unik. Melalui usahanya, Madinah menghadirkan pilihan fashion yang tidak hanya stylish tetapi juga mampu meningkatkan rasa percaya diri para penggunanya.

Brand tersebut menawarkan beragam produk ready-to-wear (RTW) serta layanan couture yang dibuat sesuai pesanan pelanggan. Dengan konsep tersebut, pembeli dapat memilih produk yang telah tersedia maupun memesan desain khusus yang lebih personal dan eksklusif.

Busana yang dihadirkan Madinasalma Fashion dikenal dengan desain yang simpel, elegan, dan mengikuti tren terkini. Pemilihan bahan yang nyaman serta karakter desain yang tidak pasaran menjadi nilai tambah yang membuat produknya memiliki daya tarik tersendiri di pasar.

Berawal dari Hobi, Tumbuh Jadi Usaha Fashion

Foto dok. BRI

Pemilik Madinasalma Fashion Madinah Salma Tsuraya menuturkan bahwa usaha tersebut berawal dari minat pribadi di bidang fashion yang kemudian dikembangkan secara bertahap.

“Madinasalma Fashion berawal dari hobi di bidang fashion dan keinginan punya usaha sendiri. Mulai sekitar tahun 2022, dari skala kecil secara offline, lalu berkembang dengan konsistensi dan kepercayaan pelanggan,” ujarnya.

Seiring pertumbuhan usaha, Madinasalma Fashion memperkuat pemasaran melalui berbagai kanal, baik offline maupun pemanfaatan platform digital dan social commerce, sekaligus memanfaatkan LinkUMKM sebagai sarana pembelajaran untuk meningkatkan kapasitas bisnis dan pengelolaan usaha secara lebih terarah.

“Saya pertama kali mengenal LinkUMKM BRI dari teman. Saya tertarik untuk bergabung karena melihat banyak manfaat yang ditawarkan, terutama dalam hal edukasi bisnis dan dukungan untuk UMKM agar bisa berkembang lebih modern dan digital,” ungkapnya.

 

LinkUMKM BRI Bantu UMKM Tingkatkan Kapasitas Bisnis

Foto dok. BRI

Melalui LinkUMKM, Madinasalma Fashion memperoleh pelatihan digital marketing dan pengelolaan usaha yang membuat promosi menjadi lebih optimal sehingga pesanan turut meningkat. Dalam operasionalnya, usaha ini juga memanfaatkan layanan perbankan BRI seperti QRIS dan tabungan usaha untuk mendukung transaksi yang lebih praktis, cepat, serta membantu pengelolaan keuangan menjadi lebih rapi.

Hingga akhir 2025, LinkUMKM telah dimanfaatkan oleh lebih dari 14,98 juta pengusaha UMKM sebagai sarana pendampingan usaha secara daring, mulai dari peningkatan kapasitas, perluasan pasar, hingga percepatan proses naik kelas. LinkUMKM menghadirkan 6 fitur utama yang saling terintegrasi, yakni UMKM Smart, Rumah BUMN, UMKM Media, Komunitas, Etalase Digital, dan registrasi NIB, serta didukung lebih dari 750 modul pembelajaran untuk memperkuat soft skill dan hard skill pelaku usaha.

Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI Dhanny menyampaikan bahwa LinkUMKM menjadi bagian dari strategi BRI dalam memperkuat pemberdayaan UMKM secara inklusif dan berkelanjutan.

“Pengalaman Madinasalma Fashion menunjukkan bahwa di tengah berbagai keterbatasan, pelaku usaha tetap memiliki peluang untuk berkembang dan meningkatkan daya saing. Melalui pemanfaatan LinkUMKM sebagai bagian dari ekosistem pemberdayaan BRI, pelaku usaha dapat memperkuat kapasitas bisnisnya secara lebih terarah. Ke depan, BRI akan terus memperluas akses pembelajaran dan pendampingan agar semakin banyak UMKM yang mampu naik kelas serta memberikan dampak ekonomi yang lebih luas,” pungkasnya.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya