Harga Perak Antam Hari Ini 9 April 2026 Turun Rp 1.400

Berikut pergerakan harga perak PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada Kamis, (9/4/2026).

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 09 April 2026, 10:49 WIB
Harga perak PT Aneka Tambang Tbk (Antam) tergelincir pada perdagangan Kamis, (9/4/2026).(Ilustrasi perak-silver by AI)

Liputan6.com, Jakarta - Harga perak PT Aneka Tambang Tbk (Antam) tergelincir pada perdagangan Kamis, (9/4/2026). Koreksi harga perak Antam hari ini mengikuti harga emas Antam dan perak dunia.

Mengutip laman logammulia.com, harga perak Antam merosot Rp 1.400 menjadi Rp 47.050. Pada perdagangan sebelumnya, harga perak Antam ditetapkan di Rp 48.450.

Antam menawarkan perak batangan 250 gram, 500 gram dan perak butiran murni 99,95%. Harga perak batangan 250 gram dibanderol Rp 12.287.500 dan 500 gram dipatok Rp 23.650.000.

Mengutip tradingeconomics.com, harga perak dunia turun menjadi USD 73,5 per ounce pada Kamis, 9 April 2026. Koreksi harga perak Antam ini terjadi setelah fluktuasi tajam pada sesi sebelumnya. Hal ini seiring investor mempertimbangkan gencatan senjata Timur Tengah yang rapuh di tengah bentrokan sporadic dan ketidakpastian yang berkelanjutan mengenai pembukaan kembali Selat Hormuz.

Kini, harga perak susut 0,29% menjadi USD 73,90.

Adapun media Iran melaporkan lalu lintas kapal tanker minyak melalui selat tersebut telah dihentikan setelah serangan Israel di Lebanon, sementara seorang pejabat senior Iran mengatakan, tiga ketentuan dari proposal gencatan senjata telah dilanggar.

Sementara itu, Wakil Presiden AS JD Vance mengindikasikan selat tersebut mungkin mulai dibuka kembali saat ia memimpin delegasi AS ke Islamabad untuk pembicaraan langsung dengan Iran. Harga minyak sedikit pulih, dan dolar serta imbal hasil obligasi sedikit naik, menjaga tekanan penurunan pada logam mulia. Pada hari Rabu, perak melonjak hingga 6,3% setelah pengumuman gencatan senjata sebelum kehilangan hampir semua keuntungan karena investor mengambil keuntungan di tengah reli risk-on yang lebih luas di pasar saham global.

Harga Emas Dunia

Ilustrasi harga emas dunia hari ini (Foto By AI)

Sebelumnya, harga emas dunia kembali mencapai puncak tertinggi hampir tiga pekan pada Rabu, 8 April 2026 waktu setempat. Kenaikan harga emas dunia didorong dolar Amerika Serikat (AS) dan harga minyak yang melemah setelah AS dan Iran menyepakati gencatan senjata selama dua pekan dan meredakan kekhawatiran inflasi.

Mengutip CNBC, Kamis (9/4/2026), harga emas spot naik 1,6% menjadi USD 4.779,19 per ounce. Sebelumnya pada sesi itu, emas batangan naik lebih dari 3% ke level tertinggi sejak 19 Maret 2026.

Harga kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman Juni bertambah 2,6% menjadi USD 4.805,90.

Analis Marex, Edward Meir menuturkan, gencatan senjata menenangkan pasar dan mengurangi tekanan. Hal ini dapat membantu mengurangi beberapa tekanan inflasi dan mungkin membuka pintu bagi pemangkasan suku bunga the Federal Reserve (the Fed) yang menguntungkan emas.

“Namun situasinya masih sangat rapuh. Ada begitu banyak elemen yang perlu dinegosiasikan. Semuanya bisa dengan mudah berantakan, dan bisa jadi hanya pemulihan jangka pendek di semua pasar. Kita masih belum keluar dari kesulitan,” ia menambahkan.

 

Sentimen Harga Emas Lainnya

Ilustrasi harga emas hari ini (dok: Foto AI)

AS dan Iran sepakat untuk gencatan senjata selama dua minggu yang dimediasi oleh Pakistan, menangguhkan perang selama enam minggu yang telah menewaskan ribuan orang, menyebar ke seluruh Timur Tengah, dan menyebabkan gangguan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap pasokan energi dunia.

Harga minyak turun di bawah USD 100 per barel setelah berita tersebut.

Sementara itu, dolar AS melemah terhadap sejumlah mata uang utama, membuat emas batangan yang dihargai dolar AS lebih terjangkau bagi pemegang mata uang lainnya.

Harga emas spot telah turun lebih dari 9% sejak dimulainya perang AS-Israel melawan Iran pada 28 Februari, karena harga energi yang lebih tinggi memicu kekhawatiran inflasi dan mendorong investor untuk mengurangi harapan penurunan suku bunga. Suku bunga yang tinggi cenderung menekan logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil meskipun merupakan lindung nilai inflasi.

Risalah rapat Federal Reserve pada 17-18 Maret dijadwalkan akan dirilis pukul 14.00 EDT. Fed mempertahankan suku bunga kebijakannya tetap stabil di kisaran 3,50%-3,75% pada rapat tersebut. Indikator inflasi AS, termasuk Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi untuk Februari dan Indeks Harga Konsumen untuk Maret, dijadwalkan akan dirilis akhir pekan ini.

Harga perak spot melonjak 4,9% menjadi USD 76,44 per ounce, platinum naik 4,9% menjadi USD 2.054,10 dan paladium bertambah 9,1% menjadi USD 1.603,13.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya