Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok pada perdagangan saham Kamis, (2/4/2026), jelang libur panjang Paskah 2026. Koreksi IHSG hari ini terjadi di tengah bursa saham Asia yang melemah dan mayoritas sektor saham tertekan.
Mengutip data RTI, IHSG hari ini tersungkur 2,19% menjadi 7.026,78. Indeks saham LQ45 terpangkas 1,68% ke posisi 714,58. Seluruh indeks saham acuan memerah.
Advertisement
Jelang libur Paskah, IHSG berada di level tertinggi 7.161,79 dan terendah 7.019,23. Sebanyak 530 saham melemah sehingga menekan IHSG. 177 saham menguat dan 113 saham diam di tempat.
Total frekuensi perdagangan saham 1.788.237 kali dengan volume perdagangan saham 25,6 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 12,8 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.978.
Pengamat pasar modal Reydi Octa menuturkan, pasar terlalu volatile akibat ketidakpastian Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengenai Iran. “Sehingga pasar mungkin lebih bijak risk off, atau tidak melakukan apa-apa pada saat seperti ini,” ujar dia saat dihubungi Liputan6.com.
Dari 11 sektor saham yang tertekan, satu sektor saham yakni sektor saham consumer siklikal naik 0,45%. Sementara itu, sektor saham basic turun 4,86%, dan catat koreksi terbesar. Sektor saham infrastruktur terpangkas 3,96% dan sektor saham energi susut 2,94%.
Selain itu, sektor saham industri melemah 2,23%, sektor saham consumer nonsiklikal tergelincir 0,61%, sektor saham kesehatan terpangkas 0,68%, sektor saham keuangan terperosok 0,72%. Lalu sektor saham properti merosot 1,57%, sektor saham teknologi tergelincir 2,07% dan sektor saham transportasi merosot 2,08%.
Gerak Saham
Jelang libur panjang, saham PGEO melemah 3,32% ke posisi Rp 1.020 per saham. Saham PGEO dibuka turun lima poin ke posisi Rp 1.050 per saham. Harga saham PGEO berada di level tertinggi Rp 1.050 dan terendah Rp 1.010 per saham. Total frekuensi perdagangan 3.269 kali dengan volume perdagangan saham 128.813 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 14 miliar.
Harga saham BREN merosot 12,73% menjadi Rp 4.800 per saham. Harga saham BREN dibuka turun 25 poin ke posisi Rp 5.475 per saham. Harga saham BREN berada di level tertinggi Rp 5.475 dan level terendah Rp 4.800 per saham. Total frekuensi perdagangan 11.034 kali dengan volum eperdagangan saham 147.719 saham. Nilai transaksi Rp 74,1 miliar.
Harga saham RLCO susut 6,82% ke posisi Rp 6.150 per saham. Harga saham RLCO dibuka stagnan di posisi Rp 6.600 per saham. Saham RLCO berada di level tertinggi Rp 6.600 dan terendah Rp 5.800 per saham. Total frekuensi perdagangan 3.871 kali dengan volume perdagangan saham 28.830 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 17,7 miliar.
Top Gainers-Losers
Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:
- Saham ALKA naik 24,83%
- Saham MSIN naik 24,63%
- Saham BEER naik 21,71%
- Saham YPAS naik 20,35%
- Saham ASPR naik 14,78%
Saham-saham yang masuk top losers antara lain:
- Saham NSSS merosot 14,89%
- Saham DATA merosot 14,84%
- Saham FWCT merosot 14,81%
- Saham ATAP merosot 14,77%
- Saham TALF merosot 14,56%
Saham-saham teraktif berdasarkan nilai antara lain:
- Saham BBRI senilai Rp 809,9 miliar
- Saham BUMI senilai Rp 747,6 miliar
- Saham BMRI senilai Rp 511,9 miliar
- Saham BBCA senilai Rp 475,8 miliar
- Saham DEWA senilai Rp 446 miliar
Saham-saham teraktif berdasarkan frekuensi antara lain:
- Saham CHEM tercatat 63.175 kali
- Saham BBRI tercatat 49.044 kali
- Saham BUMI tercatat 48.662 kali
- Saham DEWA tercatat 46.209 kali
- Saham IATA tercatat 45.254 kali
Bursa
Mengutip Antara, bursa saham Asia Pasifik antara lain Indeks Nikkei turun 1.290,68 poin atau 2,40 persen ke 52.449,00, indeks Shanghai susut 29,27 atau 0,74 persen ke 3.919,29, indeks Hang Seng tergelincir 177,50 poin atau 0,70 persen ke posisi 25.116,53, dan indeks Straits Times menguat 28,33 poin atau 0,57 persen ke posisi 4.947,50.