Bio Majesty Pte Lepas 28,12 Juta Saham PRDA

Bio Majesty Pte Ltd kini memiliki 12% saham PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) setelah melepas sejumlah saham pada 26 Maret 2026.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 30 Maret 2026, 18:00 WIB
Salah satu pemegang saham PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) yakni EFG Bank AG Singapore-Bio Majesty Pte Ltd melepas saham PRDA pada 26 Maret 2026.(Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Salah satu pemegang saham PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) yakni EFG Bank AG Singapore-Bio Majesty Pte Ltd melepas saham PRDA pada 26 Maret 2026.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin, (30/3/2026), Bio Majesty Pte Ltd melepas 28.125.000 saham PRDA dengan harga Rp 2.430 per saham. Nilai transaksi penjualan saham PRDA itu sekitar Rp 68,34 miliar.

“Tujuan transaksi untuk perubahan kepemilikan saham dengan status kepemilikan saham langsung,” demikian seperti dikutip.

Setelah transaksi penjualan saham PRDA, Bio Majesty Pte Ltd memiliki 12% saham PRDA atau setara 112.500.000 saham PRDA. Sebelumnya, Bio Majesty Pte Ltd mengenggam 140.625.000 saham PRDA atau setara 15%.

Pada penutupan perdagangan saham Senin, 30 Maret 2026, harga saham PRDA naik 14,46% ke posisi Rp 2.770 per saham. Saham PRDA dibuka turun 10 poin ke posisi Rp 2.410 per saham dari penutupan sebelumnya Rp 2.420 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 819 kali dengan volume perdagangan saham 30.026 saham. Nilai transaksi Rp 7,8 miliar. Saham PRDA berada di level tertinggi Rp 2.770 dan terendah Rp 2.390 per saham.

Penutupan IHSG

IHSG hari ini ditutup turun tipis 0,08% ke posisi 7.091,67. Indeks saham LQ45 merosot 9,21% ke posisi 717,48. Sebagian besar indeks saham acuan melemah.

Tim riset Philip Sekuritas Indonesia menyebutkan, indeks saham di Asia pada Senin sore ditutup melemah seiring meningkatnya konflik di Timur Tengah yang memasuki pekan kelima meskipun ada upaya menemukan solusi diplomatik.

Dari mancanegara, kelompok Houthi di Yaman mengatakan bahwa mereka telah menembakkan rudal ke Israel, yang menandai keterlibatan langsung pertama mereka dalam perang AS dan Israel melawan Iran.

 

 

Sentimen IHSG

Dalam sebuah unggahan di X, juru bicara Houthi Yahya Saree mengatakan kelompok Houthi meluncurkan rentetan rudal balistik ke tempat-tempat yang mereka sebut sebagai situs militer Israel yang sensitif, sebagai dukungan kepada Iran dan pasukan Hizbullah di Lebanon.

Serangan tersebut menandai eskalasi lebih lanjut dalam konflik yang dimulai dengan serangan udara AS dan Israel terhadap Iran pada tanggal 28 Februari 2026.

Dari dalam negeri, pemerintah tengah merancang skema efisiensi anggaran hingga WFH sebagai langkah mitigasi untuk meminimalisir dampak kenaikan harga minyak mentah terhadap APBN dan ekonomi domestik.

Pemerintah mengidentifikasi ada tiga sektor yang rentan terdampak, yaitu stabilitas energi, rantai pasok global dan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.

“Beberapa langkah untuk menekan impor migas adalah dengan penghematan energi dan penguatan mandat Biodiesel 50 persen (B50),”

Rencana kebijakan pemerintah ini adalah sebagai upaya untuk tidak menaikkan harga BBM subsidi yang akan berdampak luas terhadap inflasi serta opsi agar tidak terjadi pelebaran defisit APBN.

Namun demikian, untuk BBM non subsidi diperkirakan berpotensi akan mengalami kenaikan pada saat penyesuaian harga bahan bakar bulanan di umumkan pada 1 April 2026.

 

Sektor Saham

Karyawan melintasi layar yang menampilkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) saat acara Penutupan Perdagangan Bursa Efek Indonesia Tahun 2022 di Jakarta, Jumat (30/12/2022). PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat ada 59 perusahaan yang melakukan Initial Public Offering (IPO) atau pencatatan saham sepanjang 2022. Pada penutupan perdagangan akhir tahun, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup lesu 0,14% atau 9,46 poin menjadi 6.850,62. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Pada awal pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 7.104,64 dan level terendah 6.945,50. Sebanyak 403 saham melemah sehingga bebani IHSG.272 saham menguat dan 149 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan 1.669.544 kali dengan volume perdagangan 25,1 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 14,9 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah di kisaran 16.987.

Sebagian besar mayoritas sektor saham menghijau di tengah IHSG yang melemah tipis. Sektor saham energi bertambah 2,18%, dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham teknologi menanjak 1,42%, sektor saham transportasi menguat 1,41%. Selain itu, sektor saham consumer siklikal menanjak 1,29%, sektor saham industri melompat 0,83% dan sektor saham kesehatan naik 0,14%.

Sementara itu, sektor saham keuangan terpangkas 1,17%, dan catat koreksi terbesar. Sektor saham basic turun 0,80%, sektor saham properti terpangkas 0,46% dan sektor saham infrastruktur turun 0,34%.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya