Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang Berpotensi Guyur Sejumlah Kota Besar di Indonesia

Warga diimbau waspada menghadapi perubahan cuaca yang bisa terjadi secara tiba-tiba.

oleh Tim NewsDiterbitkan 30 Maret 2026, 07:37 WIB
Kenderaan melintas saat hujan di Bundaran HI, Jakarta, Senin (1/11/2021). BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir, dan angin kencang untuk berbagai wilayah di Indonesia. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi hujan lebat disertai kilat dan angin kencang di sejumlah kota besar di Indonesia pada Senin (30/3/2026). Warga diimbau waspada menghadapi perubahan cuaca yang bisa terjadi secara tiba-tiba.

Prakirawan BMKG, Yuyun W mengatakan, daerah konvergensi saat ini memanjang di Laut Cina Selatan, Laut Seram, Samudra Pasifik utara Papua, Samudra Hindia barat Sumatera, serta pesisir barat dan timur Aceh dan Sumatera. Selain itu, konvergensi juga terjadi di pesisir selatan Jawa Tengah hingga Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Barat, dan Utara, serta Laut Arafuru dan wilayah Papua bagian barat hingga selatan.

"Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah yang dilewati konvergensi atau konfluensi," kata Yuyun, dilansir Antara.

BMKG memprakirakan beberapa kota besar akan berpotensi mengalami hujan sedang hingga sangat lebat disertai petir dan angin kencang, yakni di wilayah Padang, Pangkal Pinang, Yogyakarta, Banjarmasin, Pontianak, dan Kendari.

Sementara itu, beberapa kota besar lainnya akan mengalami hujan ringan hingga sedang, yaitu wilayah Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Jambi, Bengkulu, Palembang, Bandar Lampung, Serang, Jakarta, Bandung, Surabaya, Tanjung Selor, Palangkaraya, Samarinda, Mataram, Palu, Mamuju, Makassar, Gorontalo, Manado, Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari, Nabire, Jayapura, dan Jayawijaya.

Adapun beberapa kota besar yang lain diprakirakan hanya akan mengalami kondisi berawan pada hari ini, di antaranya wilayah Denpasar dan Kupang.

BMKG Ingatkan Karhutla di Kaltim

Pada Sabtu (28/3/2026), BMKG Stasiun Balikpapan mengeluarkan peringatan terkait potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Timur. Peringatan ini muncul setelah beberapa hari terakhir tercatat banyaknya titik panas di provinsi tersebut.

"Cuaca panas sejak pekan Idulfitri memicu munculnya banyak titik panas," jelas Ketua Tim Data dan Informasi BMKG Stasiun Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Carolina Meylita Sibarani.

Contohnya, pada Jumat (27/3/2026), sepanjang pukul 01.00 hingga 24.00 Wita, tercatat sebanyak 171 titik panas yang tersebar di enam kabupaten dan kota di Kaltim.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya