Gempa M 4,9 Guncang Konawe, BMKG: Getarannya Seperti Rumah Dilalui Truk

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo 4,9. Getarannya jika dirasakan di rumah seperti dilalui truk.

oleh Tim RegionalDiterbitkan 26 Maret 2026, 13:13 WIB
Ilustrasi Gempa (Liputan6.com/Arfandi Ibrahim)

Liputan6.com, Jakarta - Gempa bumi mengguncang Konawe Kepulauan Kamis (26/3/2026) pukul 12.39 Wita. Dengan kekuatam magnitudo 4,9. Gempa di konawe kategori gempa dangkal.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kendari menyebut gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) dapat dirasakan hingga Kota Kendari dan Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BBMKG Wilayah IV Nasrol Adil saat dihubungi di Kendari, Kamis (26/3/2026), mengatakan peristiwa gempa bumi di Konawe Kepulauan tersebut terjadi pada pukul 12.39 Wita.

"Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo 4,9," kata Nasrol Adil. Dilansir Antara

Episenter gempa bumi tersebut terletak pada koordinat 3,72 Lintang Selatan (LS) dan 123,44 bujur timur (BT), atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 61 kilometer timur laut Konkep, Sultra, pada kedalaman 10 kilometer.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar naik Tolo," ujarnya.

Nasrol Adil mengungkapkan bahwa berdasarkan estimasi peta guncangan atau shakemap dan laporan masyarakat, gempa bumi ini menimbulkan guncangan di wilayah Konkep dengan skala intensitas IV MMI.

"Atau getaran yang dirasakan nyata dalam rumah dan terasa getaran seakan-akan ada truk yang berlalu," ungkap Nasrol Adil.

 

Belum Ada Laporan Kerusakan dan Korban

Selain di Konkep, lanjutnya, getaran tersebut juga dirasakan di Kabupaten Konsel dan Kota Kendari dengan skala III MMI atau pada siang hari dirasakan oleh banyak orang dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela berderik, dan dinding berbunyi.

"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut," jelasnya.

Dia menambahkan hingga pukul 13.17 Wita, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya kejadian gempa bumi susulan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya