Dishub Kota Tangerang Pastikan Seluruh Kendaraan Mudik Ikuti Inspeksi Kelayakan Operasional

Dishub Kota Tangerang memastikan seluruh kendaraan mudik yang berangkat melalui Terminal Poris Plawad, Tangerang telah melalui inspeksi kelayakan operasional.

oleh Devira PrastiwiDiterbitkan 20 Maret 2026, 10:30 WIB
Calon penumpang berjalan menuju bus di Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang, Banten, Senin 16 Maret 2026. (Antara)

Liputan6.com, Jakarta - Dishub atau Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Banten memastikan seluruh kendaraan mudik yang berangkat melalui Terminal Poris Plawad, Tangerang telah melalui inspeksi kelayakan operasional kendaraan atau ramp check serta tes kesehatan bagi supir dan kernet.

"Bagi yang tidak memenuhi syarat tersebut, maka tak diberikan izin membawa pemudik dan diberikan tindakan tegas jika ditemukan penyalahgunaan narkoba," ujar Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Maulana Arimatiar Damanik di Tangerang, Banten, melansir Antara, Selasa 17 Maret 2026.

Ia mengatakan, fokus ramp check meliputi pemeriksaan administrasi kendaraan sampai teknis kelayakan operasional kendaraan seperti penerangan, pengereman, ban, dimensi muatan, dan sebagainya.

Menurut Maulana, operasi ramp check dilakukan Pemerintah Kota atau Pemkot Tangerang bersama petugas gabungan dari Badan Pengelola Transportasi Daerah (BPTD) Banten dan Polres Metro Tangerang Kota dengan menyasar puluhan bus antarkota antarprovinsi (AKAP) di Terminal Poris Plawad.

Pemkot Tangerang bersama petugas gabungan menargetkan operasi ramp check menyasar 30-50 kendaraan setiap harinya mulai dari 16 hingga 18 Maret 2026.

"Ada puluhan bus di Terminal Poris Plawad yang akan diperiksa setiap harinya untuk memastikan semua bus yang beroperasi pada arus mudik tahun ini dalam kondisi layak jalan," ucap Maulana.

 

Sopir dan Kondektur Jalani Tes Kesehatan

Peserta Mudik Aman Mudik Sehat Kementerian Perhubungan bersiap menaiki bus tujuan kampung halamannya di Terminal Jatijajar, Depok, Jawa Barat, Kamis (28/4/2022). Sekitar 3.000 penumpang diberangkatkan dengan 106 bus yang telah disiapkan oleh Dirjen Darat Kementerian Perhubungan. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Sementara itu, Kepala Terminal Poris Plawad Alwin Suthena menambahkan semua sopir dan kondektur untuk menjalani tes kesehatan pada posko pelayanan kesehatan yang telah disediakan untuk memastikan kondisi pengemudi dalam keadaan sehat.

"Kami mengimbau kepada semua pengemudi bus-bus yang beroperasi selama arus mudik tetap menjaga kesehatannya termasuk memperhatikan kondisi kendaraannya masing-masing, sehingga bisa mengantarkan para penumpang ke kota tujuannya dengan selamat, aman, dan nyaman," ucap Alwin.

Ia mengatakan jumlah penumpang pada puncak arus mudik diperkirakan mencapai 2.000 penumpang per hari. Angka ini, kata Alwin, meningkat tajam dibandingkan hari biasa yang tercatat hanya 700 orang dengan jumlah angkutan mencapai 100-150 bus AKAP setiap harinya.

"Bahkan, jumlahnya bisa bertambah karena libur nasional, cuti bersama sampai kelonggaran WFA di sejumlah perusahaan turut memperpanjang kalender libur serta memicu peningkatan jumlah pemudik khususnya yang menggunakan transportasi darat melalui Terminal Poris," tandas dia.

Infografis Jalur Diprediksi Macet Saat Mudik Lebaran 2026. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya