Jaringan Bandar Narkoba Ko Erwin Ditangkap Lagi

Jaringan bandar narkoba Ko Erwin yang ditangkap adalah Boy.

oleh Rifqy Alief AbiyyaDiterbitkan 13 Maret 2026, 05:57 WIB
Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri resmi merilis status Daftar Pencarian Orang (DPO) bagi bandar narkoba Erwin Iskandar alias Ko Erwin. (Dok. Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Bareskrim Polri kembali menangkap jaringan bandar narkoba Ko Erwin. Kali ini, bernama A Hamid alias Boy yang sudah masuk DPO (daftar pencarian orang).

"DPO Boy sudah tertangkap," kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso, Kamis (12/3/2026) malam.

Eko menyebut, Boy ditangkap pada Selasa, 10 Maret 2026. Dia ditangkap di sebuah pergudangan di Jalan Sungai Raya Dalam Gang Raja RT11/RW7, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Pontianak, Kalimantan Barat.

Usai ditangkap, Boy langsung dibawa ke Bareskrim untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sebelum Boy, jaringan narkoba Ko Erwin bernama Charlie Bernando (CB) dan Arfan Yulius Lauw (AYL) juga ditangkap. CB selaku penghubung, sementara AYL selaku penyedia sabu.

Diduga Sempat 'Setor' ke Polisi

Boy diduga sempat menyetor uang sebesar Rp 1,8 miliar kepada eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kunciro. Setoran itu dititip lewat eks Kasat Narkoba Polres Bima AKP Malaungi.

Penyerahan uang setoran dari AKP Maulangi ke AKBP Didik dilakukan di Uma Lengge (rumah khas Bima) yang berada di lingkungan Mapolres Bima Kota.

Kini, AKBP Didik sudah dicopot dari jabatan Kapolres Bima Kota. Sementara AKP Maulangi berstatus tersangka dalam kasus narkoba.

Ko Erwin Ditangkap

Setelah kasus narkoba AKP Maulangi ke AKBP Didik viral, nama Ko Erwin disebut-sebut. Dia diduga merupakan bandar narkoba yang menyetorkan uang kepada kedua anggota Bhayangkara itu.

Polisi kemudian memburu Ko Erwin. Setelah merilis nama Ko Erwin sebagai DPO, polisi melakukan penangkapan di Tanjung Balai, Provinsi Sumatera Utara, saat hendak menyeberang ke Malaysia untuk melarikan diri.

Di Tanjung Balai, Erwin tak sendiri. Dia bersama dua pria berinisial R alias K. Keduanya membantu Ko Erwin untuk bisa kabur ke Malaysia.

Saat ditangkap, Ko Erwin coba melakukan perlawanan. Namun, polisi berhasil meredam perlawanan tersebut.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya