Liputan6.com, Jakarta - Harga minyak turun sementara mata uang kripto mencatat kenaikan moderat pada Senin, 9 Maret 2026 setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan kepada wartawan perang dengan Iran kemungkinan segera berakhir. Namun, ia kembali meningkatkan retorika perang melalui media sosial.
Mengutip Cointelegraph.com, Rabu (11/3/2026), dalam wawancara via telepon dengan CBS News pada Senin, Trump memberikan kesan bahwa konflik di Iran mulai mereda. Militer AS mengklaim telah menyerang lebih dari 3.000 target Iran pada minggu pertama operasi militer.
Advertisement
"Saya pikir perang ini sudah hampir selesai, bisa dibilang sangat selesai,” kata Donald Trump kepada CBS News.
“Jika Anda lihat, mereka tidak punya apa-apa lagi. Tidak ada yang tersisa dalam arti militer,” ia menambahkan.
Menurut OilPrice, komentar tersebut membuat harga minyak turun sekitar 28% dari level tertinggi empat tahun sebesar USD 118 pada Senin menjadi sekitar USD 85 dalam beberapa jam berikutnya.
Namun, dalam unggahan terbarunya di Truth Social pada Selasa, 10 Maret 2026, Trump kembali meningkatkan retorika perang. Ia menyatakan bahwa jika Iran melakukan sesuatu yang menghentikan aliran minyak di Selat Hormuz, mereka akan dihantam oleh Amerika Serikat 20 kali lebih keras daripada serangan yang telah mereka terima sejauh ini.
“Selain itu, kami akan menghancurkan target-target yang mudah dilumpuhkan yang akan membuat Iran hampir mustahil untuk dibangun kembali sebagai sebuah negara,” tambah presiden Trump.
“Kematian, Api, dan Amarah akan menghujani mereka tetapi saya berharap dan berdoa hal itu tidak terjadi!," Trump menambahkan.
Trump juga mengatakan dalam acara penggalangan dana anggota Kongres Partai Republik di Florida pada Senin bahwa perang tersebut masih bisa berlanjut.
“Kami sudah menang dalam banyak hal, tetapi kami belum menang cukup. Kami akan melangkah maju dengan tekad lebih kuat dari sebelumnya untuk meraih kemenangan penuh yang akan mengakhiri bahaya yang telah berlangsung lama ini untuk selamanya," kata Trump.
Kripto Ikuti Aset Berisiko Lainnya
Kripto akan mengikuti aset berisiko lainnya
Pasar kripto naik sekitar 3,1% dalam 24 jam terakhir. Bitcoin (BTC) kembali menembus level USD 70.000 dengan harga sekitar USD 70.110, sementara Ether (ETH) berada sedikit di atas USD 2.000 di kisaran USD 2.039 pada saat penulisan.
Kepala riset di penyedia perangkat lunak perdagangan kripto SignalPlus, Augustine Fan, mengatakan kepada Cointelegraph bahwa sulit untuk langsung mempercayai komentar headline tersebut.
“Sulit menerima komentar seperti ini secara langsung, terutama ketika anggota kabinet Trump lainnya mengatakan situasi masih berada pada tahap awal, dan aset militer AS masih dikerahkan di kawasan tersebut,” ujarnya.
Dalam jangka pendek, harga kripto kemungkinan akan terus mengikuti aset berisiko lainnya tanpa narasi fundamental sendiri. Kepemimpinan pergerakan makro masih akan dipengaruhi oleh minyak, yang telah berbalik lebih dari USD 30 hanya dalam 24 jam.
Ia juga menambahkan, konflik ini kemungkinan tidak akan segera berakhir. Kemungkinan akan terjadi pantulan harga yang bisa diperdagangkan, dan Bitcoin dapat berkinerja relatif lebih baik sebagai potensi penyimpan nilai dalam situasi seperti ini.
Reli Kuat di Kripto
Potensi ketidakpastian berkepanjangan
Sementara itu, kepala riset di Bitrue Andri Fauzan Adziima, mengatakan kepada Cointelegraph, jika klaim Trump perang Iran hampir berakhir terbukti benar, pasar kripto bisa mengalami reli kuat.
"Saya memperkirakan akan terjadi reli pemulihan yang kuat di kripto, didorong oleh penurunan tajam harga minyak, meredanya kekhawatiran inflasi dan geopolitik, serta kembalinya minat terhadap aset berisiko,” ujarnya.
Namun demikian, ia menambahkan, keraguan masih tetap ada karena sinyal yang saling bertentangan dari Iran serta potensi ketidakpastian yang berkepanjangan.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.