IHSG Dibuka Perkasa, Tembus Level Segini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 43,86 poin atau 0,59 persen ke posisi 7.484,77.

oleh Septian DenyDiterbitkan 11 Maret 2026, 09:10 WIB
Pekerja melintas di layar IHSG di BEI, Jakarta, Rabu (4/3/2020). IHSG kembali ditutup Melesat ke 5.650, IHSG menutup perdagangan menguat signifikan dalam dua hari ini setelah diterpa badai corona di hari pertama pengumuman positifnya wabah corona di Indonesia. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini Rabu 11 Maret 2026 dibuka menguat 43,86 poin atau 0,59 persen ke posisi 7.484,77.

Dikutip dari Antara, Rabu (11/3/2026), kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 3,81 poin atau 0,50 persen ke posisi 763,75.

Prediksi IHSG Hari Ini

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melemah pada perdagangan saham Rabu, (11/3/2026). Area koreksi IHSG hari ini yang perlu dicermati di 7.140. Lalu bagaimana strategi rekomendasi saham-nya?

IHSG menguat 1,41% ke 7.440 tetapi masih didominasi oleh tekanan jual, area penguatan yang disampaikan pun sudah tercapai.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, posisi IHSG sedang berada pada bagian dari wave [y] dari wave 4 atau dari wave (2) pada label merah.

“Hal tersebut berarti perlu dicermati area 7.140, sebagai area koreksi berikutnya, Adapun area penguatan IHSG terdekat berikutnya berada pada rentang 7.573-7.701,” kata Herditya.

Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 7.071,7.226 dan level resistance 7.481,7.712.

Dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, IHSG berpotensi menguat terbatas dengan level support dan level resistance 7.000-7.485.

 

Rekomendasi Saham

Pekerja bercengkerama di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, Rabu (16/5). IHSG ditutup naik 3,34 poin atau 0,05 persen ke 5.841,46. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Untuk rekomendasi saham hari ini, PT Pilarmas Investindo Sekuritas memilih saham PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), dan PT Indah Kiat Pulp and Papers Tbk (INKP).

Sedangkan Herditya memilih saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB), PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL), dan PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI).

Rekomendasi Teknikal

Berikut rekomendasi teknikal dari MNC Sekuritas:

1.PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) - Buy on Weakness

Saham AMMN menguat 2,19% ke 5.825 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. “Saat ini, posisi AMMN diperkirakan berada pada bagian dari wave iv dari wave (c) dari wave [y],” ujar Herditya.

Buy on Weakness: 5.700-5.825

Target Price: 6.125, 6.425

Stoploss: below 5.600

 

2.PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) - Spec Buy

Saham BBYB menguat 2,76% ke 298 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. “Kami memperkirakan, selama BBYB masih mampu berada di atas 276 sebagai stoplossnya, posisi BBYB sedang berada di awal wave [a] dari wave B,” kata Herditya.

Spec Buy: 286-294

Target Price: 326, 356

Stoploss: below 276

 

Rekomendasi Teknikal Lainnya

IHSG menguat 24,13 poin atau 0,34 persen dibandingkan penutupan sebelumnya pada level 7.196,75. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

3.PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) - Buy on Weakness

Saham NCKL menguat 6,69% ke 1.355 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. “Saat ini, kami perkirakan NCKL berada pada bagian dari wave [ii] dari wave C,” kata dia.

Buy on Weakness: 1.295-1.330

Target Price: 1.400, 1.445

Stoploss: below 1.280

 

4.PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) - Buy on Weakness

Saham WIFI menguat 7,46% ke 2.090 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. “Kami perkirakan, WIFI saat ini berada pada bagian dari wave 5 dari wave (A),” kata dia.

Buy on Weakness: 1.760-1.965

Target Price: 2.390, 2.690

Stoploss: below 1.690

 

 

DisclaimerSetiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya