Laporan Liputan6.com dari Taiwan: Pesona Cahaya di Chiayi Memanjakan Mata

Pemerintah Taiwan kembali menggelar Festival Lentera 2026 yang digelar di Chiayi, Taiwan. Berikut laporan festival lentera 2026.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 05 Maret 2026, 08:30 WIB
Festival Lentera Taiwan 2026 di Chiayi (Foto: Liputan6.com/Agustina Melani)

Liputan6.com, Jakarta - Festival Lentera Taiwan atau Taiwan Lantern Festival kembali digelar. Pada 2026, festival ini diselenggarakan di Chiayi pada 3-15 Maret 2026. Festival Lentera Taiwan 2026 memadukan lampion tradisional dan teknologi cahaya yang mutakhir dengan memakai teknologi terbaru yang memanjakan mata pengunjung.

Kegiatan terbesar Festival Lentera Taiwan 2026 digelar di National Palace Museum bagian Selatan, Taizi Boulevard dan area terbuka luas di depan gedung pemerintahan kabupaten Chiayi atau alun-alun Chiayi.Bukan tanpa alasan Chiayi dipilih menjadi tempat kegiatan terbesar Festival Lentera Taiwan 2026.

Presiden Taiwan Lai Ching-te menyampaikan penyelenggaran festival di Chiayi melambangkan integrasi mendalam antara vitalitas lokal dan visi nasional yang mencerminkan kepercayaan diri budaya Taiwan yang solid dan maju. Chiayi sedang bertransisi dari pertanian tradisional menjadi pusat pertanian, industri dan teknologi yang menunjukkan kapasitas Taiwan untuk bertransformasi.

Presiden Lai menegaskan budaya membentuk fondasi suatu bangsa, sedangkan teknologi menyediakan sayap untuk pembangunan.

Presiden Lai pun mengajak untuk melihat tontonan visual internasional yang menyatukan budaya tradisional, teknologi kecerdasan buatan dan kearifan lokal.

Adapun Festival Lentera Taiwan didukung Kementerian Perhubungan, Kementerian Pariwisata, dan Pemerintah Daerah Chiayi serta dibantu swasta. Penyelenggaran Festival Lentera Taiwan yang masuk tahun ke-37 ini dipasang lebih dari 600 instalasi bertema “Menerangi Taiwan, Menerangi Chiayi”.  Pada festival lentera tahun ini lentera utama yakni berbentuk seperti pohon yang bertajuk Alishan, Terselubung Kabut Bercahaya karya seniman Yao Chung Han. Lentera utama ini menggabungkan instalasi seni dengan teknologi media baru. Lentera utama tersebut mengambil inspirasi dari matahari, pohon-pohon keramat, dan kabut sebagai simbol.

"Desain lentera utama mencerminkan tekad Taiwan untuk memajukan keberlanjutan sebagai respons terhadap perubahan iklim, sementara perencanaan keseluruhan setiap zona pameran mewujudkan inti nilai-nilai Taiwan,” ujar Perdana Menteri Taiwan Cho Jung-tai dikutip dari keterangan resmi.

 

Digelar Setiap Tahun

Festival Lentera Taiwan 2026 di Chiayi (Foto: Liputan6.com/Agustina Melani)

Agenda festival lentera ini digelar setiap tahun selain untuk meningkatkan pariwisata dan ekonomi tetapi juga bentuk harapan dari masyarakat.

"Festival ini sudah digelar 37 tahun. Festival lampion sejak zaman dahulu merupakan festival yang sangat penting. Festival lampion mengajak rakyat berdoa biar ke depan lebih baik,” ujar salah satu panitia Festival Lentera Taiwan 2026, Winston Lo saat ditemui sejumlah jurnalis asal Indonesia saat gladi resik Taiwan Lantern Festival di Chiayi, Taiwan, 3 Maret 2026.

Pemerintah Taiwan menyiapkan selama satu tahun untuk Festival Lentera dengan anggaran diperkirakan sekitar Rp 350 miliar. Untuk dekorasi festival, Winston Lo menuturkan, butuh tiga bulan mempersiapkannya. Sedangkan desain instalasi lentera utama membutuhkan waktu sekitar satu bulan.

Winston berharap festival lentera ini dapat menarik 10 juta pengunjung dari dalam dan luar negeri. Dengan demikian juga dapat mendongkrak pariwisata dan ekonomi terutama Chiayi, Taiwan.

13 Area Lentera Bertema

Festival Lentera Taiwan 2026 di Chiayi (Foto: Liputan6.com/Agustina Melani)

Di Festival Lentera Taiwan 2026 ini terdapat 13 area yang tersebar di sejumlah area pameran. Ratusan instalasi tersebut tersebar di area pameran yang berada di National Palace Museum bagian Selatan, Taizi Boulevard dan area terbuka luas di depan gedung pemerintahan kabupaten Chiayi atau alun-alun Chiayi yang dibuka hingga pukul 22.00 waktu setempat.

Pada malam geladi bersih Selasa malam tepatnya 3 Maret 2026, tamu undangan hingga masyarakat datang menyaksikan instalasi lentera hingga menantikan momen utama yakni percobaan penyalaan lentera utama.

Lentera utama terletak di depan panggung utama yang berbentuk seperti kayu dari Alishan yang terselubung kabut bercahaya. Karya ini menelusuri perjalanan Taiwan dari asal-usulnya sebagai wilayah samudera melalui evolusi kehidupan hingga munculnya peradaban manusia. Cahaya sebagai pemeran utama berubah dengan ritme dan warna untuk menjadi gunung, laut dan lautan awan serta gugusan bintang memberikan penonton sensasi perjalanan menembus waktu yang dalam.

Dimulai dari Alishan, instalasi ini mengirimkan sinyal bercahaya dari pulau ke dunia yang menunjukkan kekuatan Taiwan untuk menghadapi masa depan dan bersinar menuju hari esok.

 

Mengenal Taiwan Lewat Instalasi Lentera

Festival Lentera Taiwan 2026 di Chiayi (Foto: Liputan6.com/Agustina Melani)

Lentera utama ini juga dikeliling instalasi lentera lainnya yang bertema. Bahkan pada saat masuk ke area festival menunjukkan instalasi lentera yang menunjukkan seperti tangan-tangan robot di pabrik di Taiwan. “Ini robot-robot semikonduktor. Pabrik besar sekarang pakai tangan robot,” ujar Ko Acin, pemandu wisata kepada sejumlah jurnalis asal Indonesia.

Selain itu, ada juga instalasi lentera yang menunjukkan Taiwan memiliki garis lintang 23,5 derajat lintang utara melintasi bagian tengah Taiwan. Garis ini melewati Chiayi dan Hualien yang menghadirkan transisi cuaca yang unik. Sementara itu, Chiayi sebagai tuan rumah festival tahun ini dan meridian penting di lintang utara, Kabupaten Chiayi merupakan dataran subur dan memiliki pegunungan.

Kemudian area lain yang bertema tracing the light of the deer yang memanjakan mata dengan perpaduan warna cahaya menarik. Ada juga area lampion yang diperlombakan buatan dari siswa di Taiwan.

Tak hanya lampion saja, panitia juga menyediakan gerai street food di kawasan festival lentera Taiwan di Chiayi sehingga pengunjung dapat menikmati lampu cahaya sambil menikmati kuliner khas Taiwan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya