Liputan6.com, Jakarta - Ekonomi Indonesia pada kuartal I 2025 tumbuh 4,87% dan penopang signifikan pertumbuhan tersebut adalah Ramadan. Temuan itu mendorong TikTok, Tokopedia dan TikTok Shop memperkuat sinergi guna memicu aktivitas ekonomi lokal terus melaju dengan memberikan pengalaman ekstra seru pada Ramadan tahun ini.
Hal ini dilakukan lewat kampanye Ramadan Ekstra Seru 2026 yang menghubungkan kreator, komunitas, penjual dan pembeli dalam sebuah ekosistem digital terintegrasi untuk memperoleh inspirasi, hiburan sampai pengalaman bertransaksi aman, nyaman dan berdampak nyata.
Advertisement
"Ramadan selalu menjadi momen istimewa di TikTok. Tahun lalu, lebih dari 21,9 juta video diunggah selama Ramadan, mencerminkan tingginya partisipasi komunitas TikTok di Indonesia," kata Communications Lead, TikTok Indonesia Edwin Lengkei, Kamis (5/3/2026).
"Selain menghadirkan inspirasi positif dan hiburan seru selama Ramadan, kekuatan penemuan dan dukungan komunitas di TikTok juga membantu pelaku usaha, termasuk UMKM, lebih mudah ditemukan calon pembeli di era discovery e-commerce. Semangat berbagi inilah yang ingin kami gaungkan melalui kampanye Ramadan Ekstra Seru bersama Tokopedia dan TikTok Shop," lanjut dia.
Capaian ini sesuai dengan tren Ramadan setiap tahunnya di TikTok. Tahun lalu, penggunaan tagar #Ramadan dan #Ramadhan meningkat hingga 30% dibanding tahun sebelumnya. Yang lebih menarik, Yang lebih menarik, 68% pengguna menjadikan TikTok sebagai titik awal perjalanan Ramadan mereka, mulai dari mencari inspirasi hidangan berbuka puasa hingga mengambil keputusan belanja hari raya, bahkan sejak sebulan sebelum puasa.
"Berkat Ramadan Ekstra Seru tahun ini, di minggu pertama Ramadan saja sudah ada hampir 13 juta video singkat di TikTok yang dibuat oleh kreator dan penjual; melampaui setengah dari total video sepanjang Ramadan tahun lalu. Kekuatan penemuan TikTok memengaruhi tren perdagangan di Tokopedia dan TikTok Shop. Pada awal Ramadan 2026, LIVE shopping ditonton lebih dari 3,4 juta kali, mendorong produk seperti gamis, mukena, kopi, ponsel dan kemeja menjadi yang terlaris," jelas Communications Senior Lead, Tokopedia & TikTok Shop Indonesia, Antonia Adega.
Transaksi UMKM Naik 2 Kali Lipat
Tren ini tidak lepas dari partisipasi aktif kreator dan pelaku usaha yang terus meramaikan momen Ramadan di TikTok. Lebih lanjut, kekuatan penemuan dan dukungan komunitas TikTok yang disinergikan dengan kemudahan belanja di Tokopedia dan TikTok Shop membuka peluang pertumbuhan bagi brand lokal termasuk UMKM, khususnya saat Ramadan. Salah satu UMKM yang merasakan manfaat integrasi ini adalah Mukena Wisanggeni.
Brand fesyen muslim ini berjualan sejak 2013 lalu melebarkan sayap melalui Tokopedia dan TikTok Shop. Mukena Wisanggeni terus membuat konten kreatif, beriklan, ikut kampanye, hingga berkolaborasi dengan affiliate untuk memacu pertumbuhan bisnis.
"Sebagai pelaku UMKM, solusi terintegrasi dari TikTok, Tokopedia dan TikTok Shop memudahkan kami memasarkan produk secara kreatif serta menjangkau calon pembeli. Pada Ramadan ini, nilai transaksi kami tumbuh lebih dari dua kali lipat", terang Founder Mukena Wisanggeni, Nila Wulandari.