Liputan6.com, Jakarta - Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri melakukan soft launching aplikasi Learning Management System (LMS) Presisi sebagai platform pembelajaran digital bagi pendidikan kepolisian.
Peluncuran tahap uji coba ini dibuka langsung Kepala Lemdiklat Polri Irjen Pol Achmad Kartiko di Jakarta pada Selasa 3 Maret 2026.
Advertisement
Kegiatan dihadiri Wakalemdiklat Polri, para Karo, Kasatdiklat, Ka LSP, Kabag, serta peserta workshop yang mengikuti secara langsung dan melalui Zoom Meeting.
LMS Presisi disiapkan sebagai sistem pembelajaran terintegrasi yang memuat kurikulum, standar kompetensi, materi ajar hingga evaluasi peserta didik secara digital.
Platform ini akan digunakan di seluruh lembaga pendidikan Polri, mulai Akademi Kepolisian (Akpol), Sekolah Staf dan Pimpinan Polri (Sespim), Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), Sekolah Pembentukan Perwira Polri (Setukpa), hingga Sekolah Polisi Negara (SPN).
“Kami berharap aplikasi ini dapat meningkatkan mutu anggota kepolisian sehingga dapat lebih adaptif dengan perkembangan teknologi saat ini dan masa depan,” kata Achmad Kartiko dalam keterangan tertulis, Rabu (4/3/2026).
Penyempurnaan Sistem
Aplikasi LMS Presisi merupakan karya personel Subbag Teknologi di bawah pimpinan Karo Jianbang Brigjen Pol Yusran Cahyo bersama AKBP Gunawan Wibisono serta sumbangsih Alumni Akpol 2010 B Detasemen Rinaksa Sakalamandala.
Peserta workshop diminta aktif menggunakan dan memberi masukan untuk penyempurnaan sistem sebelum peluncuran penuh aplikasi tersebut.
“Komitmen kami tetap sama, mencetak SDM Polri yang lebih unggul, profesional dan modern sehingga dapat memberi manfaat dan dampak positif bagi masyarakat dan negara,” tutup Achmad Kartiko.