Cara Membuat Tepung Ubi Ungu Sendiri di Rumah, Pewarna Alami Kaya Manfaat

Ingin tahu cara membuat tepung ubi ungu rumahan yang sehat dan kaya antioksidan? Pelajari panduan lengkap cara membuat tepung ubi ungu untuk bahan serbaguna.

oleh Woro Anjar VeriantyDiterbitkan 02 Maret 2026, 13:30 WIB
Cara Membuat Tepung Ubi Ungu Sendiri di Rumah

Liputan6.com, Jakarta - Membuat tepung ubi ungu sendiri di rumah adalah langkah cerdas untuk menghasilkan pewarna alami yang sehat dan kaya antioksidan. Proses ini memungkinkan Anda mendapatkan bahan serbaguna yang dapat digunakan dalam berbagai olahan makanan. Dengan memahami cara membuat tepung ubi ungu, Anda dapat memastikan kualitas dan kebersihan bahan yang Anda gunakan.

Tepung ubi ungu menawarkan alternatif menarik bagi mereka yang mencari bahan bebas gluten dan kaya nutrisi. Artikel ini akan membahas secara lengkap cara membuat tepung ubi ungu di rumah, serta berbagai informasi penting terkait manfaat dan penggunaannya.

Dari bakpao, kue talam, donat, hingga mi ungu, potensi kreasi kuliner Anda akan semakin luas. Mari kita pelajari cara membuat tepung ubi ungu agar Anda bisa menikmati kebaikan ubi ungu dalam setiap hidangan, dalam rangkuman yang telah Liputan6 ulas berikut ini pada Senin (2/3).

Resep Tepung Ubi Ungu Rumahan

manfaat ubi ungu./copyright. pexels/  

Proses pembuatan tepung ubi ungu di rumah melibatkan beberapa tahapan krusial untuk menjamin mutu dan daya tahan produk. Berikut adalah panduan langkah demi langkah yang bisa Anda ikuti dengan mudah.

Bahan dan Peralatan

  • Bahan: Siapkan 1 hingga 2 kilogram ubi ungu segar. Pilihlah ubi dengan tekstur padat dan warna ungu yang pekat untuk mendapatkan hasil tepung terbaik.
  • Peralatan: Anda akan memerlukan alat pengiris (slicer atau pasrah), nampan untuk menjemur, serta blender kering (dry mill) untuk menghaluskan.

Langkah-Langkah Pembuatan

  1. Pembersihan Awal: Cuci bersih ubi ungu untuk menghilangkan semua sisa tanah dan kotoran yang menempel. Selanjutnya, kupas kulit ubi menggunakan peeler atau pisau kecil. Pastikan daging ubi tetap utuh dan tidak banyak terbuang saat dikupas.
  2. Pengirisan Tipis: Iris ubi menjadi lembaran-lembaran tipis dengan ketebalan sekitar 1-2 milimeter. Irisan yang lebih tipis akan mempercepat proses pengeringan dan menghasilkan tekstur yang lebih renyah setelah kering sempurna.
  3. Perendaman (Opsional): Rendam irisan ubi dalam air bersih yang telah ditambahkan sedikit garam atau perasan jeruk nipis selama kurang lebih 5 menit. Perendaman ini bertujuan untuk membantu menjaga warna ungu tetap cerah selama proses pengeringan. Setelah direndam, tiriskan irisan ubi hingga benar-benar kering dari sisa air.
  4. Proses Pengeringan:
    • Metode Sinar Matahari: Tata irisan ubi di atas nampan atau tampah secara merata tanpa menumpuk. Jemur di bawah sinar matahari langsung selama 2-3 hari hingga irisan ubi menjadi sangat kering dan getas, ditandai dengan suara 'krek' saat dipatahkan. Pengeringan dengan sinar matahari dapat membantu mempertahankan kadar antosianin yang lebih tinggi.
    • Metode Oven/Dehydrator: Sebagai alternatif, Anda bisa mengeringkan irisan ubi menggunakan oven atau dehydrator pada suhu rendah, sekitar 50-60°C, selama 4-6 jam hingga benar-benar kering kerontang.
  5. Penghalusan: Setelah irisan ubi kering (sering disebut gaplek ubi), masukkan ke dalam blender kering (dry mill). Giling hingga menjadi bubuk yang sangat halus dan merata.
  6. Pengayakan: Ayak bubuk ubi yang telah digiling menggunakan saringan halus (sekitar 80-100 mesh) untuk memisahkan butiran yang masih kasar. Butiran kasar yang tertinggal dapat digiling kembali hingga halus.
  7. Penyimpanan: Simpan tepung ubi ungu yang sudah jadi dalam toples kaca kedap udara. Pastikan toples tertutup rapat dan disimpan di tempat yang sejuk dan gelap untuk menjaga kualitas dan memperpanjang masa simpannya.

Informasi Penting Seputar Tepung Ubi Ungu

Cara Membuat Tepung Ubi Ungu Sendiri di Rumah

Tepung ubi ungu bukan hanya sekadar pewarna alami, tetapi juga membawa berbagai keunggulan nutrisi dan karakteristik unik yang perlu Anda ketahui.

Keunggulan Dibanding Tepung Terigu

Tepung ubi ungu menawarkan beberapa keunggulan signifikan dibandingkan tepung terigu, terutama bagi individu dengan kebutuhan diet khusus atau yang mencari pilihan lebih sehat. Salah satu keunggulan utamanya adalah sifatnya yang bebas gluten.

Secara alami, tepung ubi ungu tidak mengandung gluten, menjadikannya pilihan yang aman dan cocok bagi penderita intoleransi gluten atau penyakit celiac. Ini juga merupakan alternatif yang baik bagi mereka yang memilih gaya hidup bebas gluten.

Selain itu, ubi ungu dikenal kaya akan senyawa antosianin, pigmen alami yang memberikan warna ungu pekat dan berfungsi sebagai antioksidan kuat. Antioksidan ini berperan vital dalam melawan radikal bebas dan mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa tepung ubi ungu dapat memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dibandingkan tepung terigu atau pati lainnya. Indeks glikemik yang lebih rendah berarti dapat membantu menjaga kadar gula darah lebih stabil, menjadikannya pilihan yang baik untuk diet tertentu.

Tips Menjaga Warna Ungu Tetap Cerah

Warna ungu pada ubi ungu berasal dari antosianin, pigmen yang sangat sensitif terhadap perubahan tingkat keasaman (pH). Oleh karena itu, penting untuk memahami bagaimana menjaga warna ini tetap menarik saat diolah.

Jika adonan kue atau makanan lain yang menggunakan tepung ubi ungu dicampur dengan bahan bersifat basa, seperti baking soda, warna ungu dapat berubah menjadi kebiruan atau bahkan kehijauan. Perubahan ini terjadi karena antosianin bereaksi terhadap lingkungan basa.

Untuk mempertahankan warna ungu yang cerah dan menarik, disarankan untuk menambahkan sedikit zat asam ke dalam adonan. Anda bisa menggunakan air jeruk nipis atau cream of tartar. Antosianin cenderung lebih stabil dan menunjukkan warna merah atau ungu cerah pada kondisi asam (pH di bawah 3.5).

Rasio Penggunaan dalam Adonan

Tepung ubi ungu tidak mengandung gluten, protein yang esensial untuk elastisitas dan pengembangan adonan pada produk roti atau kue. Hal ini mempengaruhi cara penggunaannya dalam resep.

Oleh karena itu, tepung ubi ungu biasanya tidak digunakan 100% sebagai pengganti tepung terigu dalam pembuatan roti atau kue yang membutuhkan pengembangan. Penggunaan murni dapat menghasilkan tekstur yang kurang elastis atau padat.

Untuk mendapatkan tekstur yang empuk namun tetap memiliki warna ungu yang cantik, disarankan untuk mencampurkan tepung ubi ungu dengan tepung terigu. Ini akan memberikan keseimbangan antara warna, rasa, dan struktur adonan.

Rasio umum yang direkomendasikan adalah sekitar 20% hingga 30% tepung ubi ungu, dengan sisanya adalah tepung terigu. Misalnya, penelitian menunjukkan bahwa substitusi tepung ubi jalar ungu hingga 20% pada roti tawar dapat menghasilkan produk dengan karakteristik yang baik dan menarik.

QnA Seputar Tepung Ubi Ungu Rumahan

1. Berapa lama tepung ubi ungu bisa disimpan?

Jika disimpan dalam wadah kedap udara dan ditempatkan di area sejuk serta kering, tepung ubi ungu bisa bertahan 3–6 bulan. Pastikan tidak ada uap air yang masuk karena kelembapan dapat menyebabkan tepung menggumpal atau berjamur.

2. Mengapa tepung ubi ungu tidak bisa mengembang seperti tepung terigu?

Tepung ubi ungu tidak mengandung gluten, yaitu protein yang membuat adonan elastis dan mengembang. Karena itu, dalam pembuatan roti atau kue yang membutuhkan tekstur empuk dan mengembang, tepung ini biasanya dicampur dengan tepung terigu atau bahan pengikat lainnya.

 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya