Chelsea Jumpa PSG di 16 Besar Liga Champions, Liam Rosenior: Fokus ke Arsenal Dulu

Pelatih Chelsea, Liam Rosenior, tak bisa menyembunyikan antusiasmenya setelah timnya dipastikan berjumpa PSG pada babak 16 besar Liga Champions.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 27 Februari 2026, 23:39 WIB
Pelatih Chelsea, Liam Rosenior, memasuki lapangan sebelum dimulainya laga fase liga Liga Champions antara Napoli vs Chelsea di Naples, Italia, Rabu, 28 Januari 2026. (AP Photo/Gregorio Borgia)

Liputan6.com, Jakarta - Pelatih Chelsea, Liam Rosenior, tak bisa menyembunyikan antusiasmenya setelah timnya dipastikan berjumpa juara bertahan PSG pada babak 16 besar Liga Champions. Hasil undian yang digelar Jumat lalu mempertemukan The Blues dengan raksasa Prancis tersebut dalam laga yang diprediksi menjadi salah satu duel paling menyita perhatian.

Chelsea akan lebih dulu bertandang ke Paris pada leg pertama bulan Maret mendatang, sebelum gantian menjamu PSG di Stamford Bridge sepekan kemudian.

Rosenior menyebut PSG sebagai tim “fantastis” dan mengaku sangat mengagumi perkembangan mereka, terutama di bawah arahan pelatih asal Spanyol, Luis Enrique.

“Saya sangat bersemangat. PSG adalah tim yang luar biasa. Saya punya pengalaman menghadapi mereka saat di Prancis dan selalu mengagumi mereka. Luis Enrique melakukan pekerjaan yang luar biasa,” ujar Rosenior kepada wartawan.


Duel yang Dinantikan Seorang Manajer

Manajer Chelsea, Liam Rosenior, merayakan kemenangan dramatis 3-2 timnya atas West Ham United pada laga pekan ke-24 Premier League musim ini di Stamford Bridge, Minggu (01/02/2026) dini hari WIB. (AFP/Adrian Dennis)

Bagi Rosenior, kesempatan beradu taktik dengan pelatih sekaliber Luis Enrique serta menghadapi skuad bertabur bintang PSG merupakan alasan utama dirinya terjun ke dunia manajerial.

Ia sempat merasakan atmosfer menghadapi PSG ketika masih menukangi Strasbourg di Ligue 1. Dalam tiga pertemuan, ia mencatatkan satu kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan—rekam jejak yang cukup memberi gambaran bahwa ia memahami karakter permainan sang juara Prancis.

Chelsea sendiri memiliki catatan sembilan pertemuan kontra PSG di berbagai ajang Eropa. Pada pertemuan terakhir, The Blues sukses menang 3-0 di final Piala Dunia Antarklub pada Juli lalu. Namun kemenangan itu diraih di era kepelatihan Enzo Maresca, pendahulu Rosenior yang hengkang pada Januari dan membuka jalan bagi pelatih 41 tahun tersebut hijrah dari Prancis ke London Barat.

“Laga-laga seperti ini yang membuat Anda hidup di sepak bola. Inilah alasan Anda masuk ke dunia ini,” tegas Rosenior.


Arsenal Lebih Dulu Mengadang

Manajer Chelsea, Liam Rosenior, menyapa para penggemar di akhir pertandingan leg kedua semifinal Carabao Cup melawan Arsenal di Emirates Stadium, Rabu (4/2/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Ian Walton)

Meski sorotan mulai tertuju pada duel kontra PSG, Rosenior menegaskan fokus utamanya saat ini adalah laga terdekat melawan pemuncak klasemen Liga Inggris, Arsenal.

Chelsea dijadwalkan bertandang ke Emirates Stadium pada Minggu dalam upaya membalas kekalahan di semifinal Piala Liga dari The Gunners awal musim ini.

Lanjut Baca:

Saat ini, Chelsea menempati posisi kelima klasemen dan tengah berjuang mengamankan tiket Liga Champions musim depan. Rosenior menilai timnya menunjukkan progres positif sejak ia mengambil alih kursi pelatih. “Saya tidak menilai satu pertandingan lebih sulit dari yang lain. Semuanya punya tantangan taktik berbeda,” katanya. “Kami memenangi delapan dari 12 laga terakhir dan seharusnya bisa 10 dari 12. Itu bukan catatan buruk. Klub ini seharusnya berada di Liga Champions. Saat saya datang, kami di posisi kedelapan. Sekarang kami kembali dalam persaingan.”

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya