Pulihkan Pendidikan Pascabencana, Inalum Bangun Kembali Sekolah di Kota Padang

Pemulihan sektor pendidikan melalui pembangunan kembali SDN 49 Batang Kabung dilakukan di atas lahan seluas 1.000 meter persegi milik Pemerintah Kota Padang.

oleh Septian DenyDiterbitkan 21 Februari 2026, 20:50 WIB
Pemulihan sektor pendidikan melalui pembangunan kembali SDN 49 Batang Kabung dilakukan di atas lahan seluas 1.000 meter persegi milik Pemerintah Kota Padang. (Dok. Inalum)

Liputan6.com, Jakarta - PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) mengambil langkah konkret memulihkan pendidikan dengan membangun kembali SDN 49 Batang Kabung di Kota Padang, Sumatra Barat, yang terdampak bencana banjir bandang pada Desember lalu.

Pembangunan kembali SDN 49 Batang Kabung dilakukan di atas lahan seluas 1.000 meter persegi milik Pemerintah Kota Padang, guna memastikan proses belajar mengajar dapat kembali berlangsung secara aman, layak, dan nyaman bagi para siswa.

 

Bencana banjir bandang yang melanda wilayah Batang Kabung menyebabkan kerusakan parah hingga bangunan sekolah hanyut, sehingga ratusan siswa terpaksa menjalani kegiatan belajar darurat sambil menunggu pemulihan fasilitas.

Inalum memandang kondisi tersebut sebagai panggilan untuk hadir tidak hanya sebagai perusahaan strategis nasional, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam proses pemulihan pascabencana.

Direktur Utama PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum), Melati Sarnita, menyampaikan bahwa pembangunan kembali sekolah dan penyediaan layanan kesehatan gratis merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama dalam situasi pemulihan pascabencana.

“Pendidikan dan kesehatan adalah fondasi utama dalam membangun masa depan bangsa. Melalui pembangunan kembali SDN 49 Batang Kabung dan penyediaan posko pengobatan gratis ini, Inalum ingin memastikan bahwa anak-anak dapat kembali belajar dengan aman dan masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan yang layak. Kami percaya, pemulihan pasca-bencana tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga tentang memulihkan harapan dan semangat masyarakat,” ujar Melati, Sabtu (21/2/2026).

 

Bencana Banjir Bandang

BUMN Holding Industri Pertambangan MIND ID resmi memiliki nama usaha PT Mineral Industri Indonesia usai spilt off dengan PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum.

Bencana banjir bandang yang melanda Batang Kabung, Kota Padang, pada Desember lalu mengakibatkan kerusakan serius pada fasilitas pendidikan, termasuk hanyutnya bangunan SDN 49 Batang Kabung, sehingga proses belajar ratusan siswa terhenti sementara dan mereka harus mengikuti kegiatan pembelajaran darurat sambil menunggu pemulihan infrastruktur.

Secara regional, bencana hidrometeorologi di Sumatera turut mengganggu aktivitas belajar ratusan ribu siswa akibat kerusakan sekolah dan fasilitas pendukung, memperlihatkan besarnya dampak terhadap keberlangsungan pendidikan.

Dengan semangat gotong royong dan kepedulian sosial, Inalum berkomitmen memastikan anak-anak dapat kembali belajar dengan aman, masyarakat memperoleh dukungan kesehatan dan kebutuhan pokok yang memadai, serta harapan untuk masa depan Sumatera Barat dapat tumbuh kembali secara berkelanjutan.

Selain pemulihan fasilitas pendidikan, Inalum juga menghadirkan posko layanan pengobatan gratis bagi masyarakat kurang mampu di sekitar wilayah terdampak sebagai bagian dari upaya pemulihan sosial dan kesehatan warga.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya