BRI Group Sabet Empat Penghargaan ESG Bergengsi di Ajang Alpha Southeast Asia 2025

BRI Group borong empat penghargaan ESG Alpha Southeast Asia 2025 lewat obligasi sosial dan sukuk, perkuat inklusi keuangan serta dukungan bagi UMKM Indonesia.

oleh Wuri AnggariniDiterbitkan 17 Februari 2026, 09:42 WIB
Direktur Utama BRI, Hery Gunardi.

Liputan6.com, Jakarta - BRI Group kembali menorehkan prestasi di panggung internasional. Dalam ajang 19th ESG Green Finance Awards 2025 dan 19th Annual Borrower Issuer Awards 2025 yang diselenggarakan oleh Alpha Southeast Asia di Singapura pada Kamis (12/2), BRI Group berhasil meraih empat penghargaan sekaligus.

Pencapaian ini mempertegas posisi BRI Group sebagai institusi keuangan nasional yang aktif mendorong pendanaan berbasis Environmental, Social, and Governance (ESG). Melalui penerbitan obligasi dan sukuk berwawasan sosial, perusahaan dinilai mampu memperluas dampak inklusi keuangan sekaligus pemberdayaan masyarakat.

Berdasarkan publikasi resmi Alpha Southeast Asia, BRI Group menjadi institusi keuangan Indonesia dengan perolehan penghargaan terbanyak dalam ajang tersebut. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk meraih Best SDG Bond & Best Social Bond in Asia 2025. Sementara itu, PT Pegadaian memperoleh Best Sovereign Sukuk & Best Social Bond in Asia 2025, dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dianugerahi Best Islamic Finance & Best Social Orange Bond in Asia 2025.

Group CEO BRI Hery Gunardi menyebut penghargaan internasional tersebut menjadi dorongan untuk terus memperkuat komitmen dalam menghadirkan pembiayaan yang tidak hanya kuat secara finansial, tetapi juga memberikan dampak sosial nyata.

“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen BRI Group dalam memperkuat pendanaan berkelanjutan sekaligus memberikan kontribusi langsung bagi agenda inklusi sosial dan pemerataan akses keuangan. Ke depan, BRI Group akan terus memperluas akses keuangan, memperkuat pembiayaan berwawasan ESG, serta memastikan setiap instrumen yang diterbitkan selaras dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dan penguatan ekonomi kerakyatan,” ujar Hery.

Obligasi Sosial BRI dan Dukungan bagi UMKM

Direktur Utama BRI, Hery Gunardi.

Dalam ajang tersebut, BRI memperoleh penghargaan Best SDG Bond & Best Social Bond in Asia 2025 berkat keberhasilannya menerbitkan Obligasi Berwawasan Sosial Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025 senilai Rp5 triliun atau setara US$300 juta pada 18 Juni 2025. Obligasi ini mendapatkan peringkat idAAA (Triple A) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO), yang mencerminkan kondisi fundamental keuangan BRI yang kuat serta prospek usaha yang stabil.

Penerbitan tersebut menjadi tonggak penting karena BRI tercatat sebagai bank pertama di Indonesia yang menerbitkan obligasi berwawasan sosial sekaligus obligasi sosial terbesar dalam satu tahap.

Dana hasil penerbitan obligasi, setelah dikurangi biaya emisi, dialokasikan untuk pembiayaan kembali berbagai proyek sosial, termasuk penyediaan infrastruktur dasar yang terjangkau, akses layanan esensial, perumahan, hingga penciptaan lapangan kerja. Selain itu, pembiayaan juga diarahkan pada sektor UMKM, ketahanan pangan, serta program pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Minat investor terhadap instrumen ini pun sangat tinggi. Transaksi tersebut mengalami oversubscription hingga Rp6,57 triliun atau 1,31 kali dari target awal, menunjukkan kepercayaan pasar terhadap profil risiko dan prospek BRI.

Komitmen pendanaan berkelanjutan BRI Group juga diperkuat oleh entitas lainnya. Pada kesempatan yang sama, PT Pegadaian meraih penghargaan Best Sovereign Sukuk & Best Social Bonds in Asia 2025 atas penerbitan surat utang senilai total Rp4,457 triliun, yang terdiri dari Sukuk Mudharabah sebesar Rp1,752 triliun serta Obligasi Sosial sebesar Rp1,940 triliun.

Seluruh dana tersebut digunakan untuk memperkuat pembiayaan mikro dan UMKM, sejalan dengan misi perusahaan dalam mempercepat inklusi keuangan serta mendukung target pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Sementara itu, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menorehkan prestasi sebagai Best Islamic Finance & Best Social Orange Bonds in Asia 2025 atas atas keberhasilan PNM menghadirkan instrumen pembiayaan dan pemberdayaan berbasis dampak sosial melalui penerbitan Orange Bonds dan Sukuk Bonds senilai Rp3,77 triliun atau setara US$226 juta.

Dana yang dihimpun dimanfaatkan untuk memperluas pembiayaan pendampingan dan penguatan kapasitas usaha perempuan prasejahtera ultra mikro. Hingga kini, PNM telah melayani 22,9 juta nasabah di 60.250 desa melalui program PNM Mekaar, serta mencatatkan sejarah sebagai penerbit Orange Bonds pertama di Indonesia dan dan kedua di Asia, serta Sukuk Bonds pertama di Indonesia dan dunia.

Sebagaimana diketahui, ajang Alpha Southeast Asia Awards sendiri telah menjadi barometer kredibilitas dan inovasi institusi keuangan sejak tahun 2006, dengan penilaian ketat berdasarkan kualitas transaksi, eksekusi pasar, dan kontribusi terhadap pengembangan industri keuangan regional.

“Apresiasi internasional ini menegaskan komitmen BRI Group dalam menghadirkan pendanaan berkelanjutan yang berdampak nyata bagi masyarakat. Penghargaan ini juga mencerminkan konsistensi BRI Group sebagai inovator instrumen keuangan berbasis pemberdayaan dan keberlanjutan yang selaras dengan agenda Environmental, Social, and Governance (ESG). Ke depan, BRI Group berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan layanan hingga memperkuat pemberdayaan yang terintegrasi hingga ke akar rumput,” tegas Hery.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya