Pria Bertopeng Bacok Pasutri Lansia Pemilik Toko Kelontong: Pelaku Pura-Pura Beli Golok

Pelaku datang seorang diri dengan mengenakan pakaian serba hitam dan menutup wajahnya. Pelaku sempat berpura-pura menjadi pembeli dengan menanyakan harga golok yang dijual korban.

oleh Ardi MuntheDiterbitkan 13 Februari 2026, 10:53 WIB
Pasutri di Lampung korban pembacokan

Liputan6.com, Jakarta - Seorang pria bertopeng membacok pasangan suami istri (pasutri) pemilik toko kelontong hingga tangan dan paha korban nyaris putus. Aksi penganiayaan menggunakan golok ini terjadi di sebuah rumah toko (ruko) di Dusun Katibung I, Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan, Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.

Korban bernama M Fajeri (64) dan istrinya, Rohimah (49), sehari-hari berjualan dan tinggal di ruko tersebut. Kapolsek Sidomulyo, AKP Peri Setiawan menjelaskan, pelaku datang seorang diri dengan mengenakan pakaian serba hitam dan menutup wajahnya. 

Pelaku sempat berpura-pura menjadi pembeli dengan menanyakan harga golok yang dijual korban. 

“Pelaku sempat menanyakan harga golok kepada korban. Namun secara tiba-tiba pelaku langsung membacok korban M Fajeri menggunakan golok tersebut pada bagian tangan kanan,” kata Peri, Jumat (13/2/2026).

Rohimah yang melihat suaminya diserang berupaya memberikan pertolongan. Nahas, pelaku kembali mengayunkan senjata tajam ke arah Rohimah.

“Saat istri korban mencoba menolong, pelaku kembali melakukan pembacokan hingga korban mengalami luka serius,” jelasnya. 

Teriakan korban mengundang perhatian warga sekitar. Sejumlah saksi bergegas datang untuk membantu, sementara pelaku melarikan diri ke arah seberang jalan.

Akibat kejadian itu, M Fajeri mengalami luka sabetan di tangan kanan hingga nyaris putus. Sementara Rohimah menderita luka di lengan kanan serta paha kiri yang cukup parah. Keduanya kini menjalani perawatan medis di RS Bob Bazar Kalianda.

Polisi memastikan tidak ada barang milik korban yang hilang. Hingga kini, aparat masih memburu pelaku dan mendalami motif penyerangan.

“Kasus ini masih dalam proses penyelidikan. Kami sedang mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti di lapangan untuk mengungkap identitas pelaku,” ucapnya.

Motor Diduga Milik Pelaku

Kepala Dusun Katibung 2, Asep menuturkan, pelaku diduga sempat berpura-pura menjadi pembeli sebelum melakukan penyerangan.  

“Tidak ada barang yang diambil. Pelaku langsung kabur setelah membacok dan saat ini masih dicari,” katanya.

Di lokasi terpisah, warga menemukan satu unit sepeda motor terparkir di bawah jembatan flyover yang diduga milik pelaku dan ditinggalkan saat melarikan diri. Dugaan itu masih dalam penelusuran polisi. 

Informasi yang beredar menyebut sepeda motor tersebut mirip dengan milik seorang pria yang pernah bekerja di toko material tak jauh dari lokasi kejadian.  

Namun pihak toko material menyatakan pria tersebut sudah lama tidak lagi bekerja karena telah diberhentikan.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya